TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Like father like son dalam ungkapan buah jatuh tak jauh dari pohonnya, yang frasanya digunakan terhadap kemiripan antara seorang anak laki-laki dengan bapaknya atau ayahnya.
Berlaku terhadap Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka.
Bicara, suara hingga gaya ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah sama alias mirip yang dilakukan sang ayah Joko Widodo.
Joko Widodo merupakan Presiden RI ketujuh, dengan dua periode kepemimpinan tahun 2014-2019 dan 2019-2024.
Gaya yang dilakukan Jokowi seperti mengajak masyarakat naik ke atas panggung untuk berdialog hingga memberikan hadiah sepeda, kini ditirukan oleh putranya Gibran Rakabuming Raka Wakil Presiden RI saat ini.
Di balik itu semua ada satu gaya yang tak diikuti Wapres Gibran.
Apa itu? Penampilan pakaian, kalau Jokowi selalu menggulung kemeja lengan lanjang warna putih sementara Gibran tidak.
Di beberapa kunjungan kerjanya, yang terekam Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Wapres Gibran melakukan sama seperti yang dibuat sang ayah ketika memimpin bangsa ini.
Di pembukaan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo misalnya.
Saat pembukaan di lapangan olahraga GOR David-Tonny, Wapres Gibran mengundang 12 petani dan nelayan naik ke atas panggung.
Mereka menyampaikan berbagai unek-unek ke Wapres.
Terkini hal serupa ia lakukan ketika diundang oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdi) Sulawesi Utara (Sulut), membuka Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja GPdI Sulawesi Utara Tahun 2026 di Auditorium Yial Pentacostal Camping Ground Pinilih, Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (29/6/2026).
Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan sinar drum di atas panggung.
Saat pembukaan Wapres Gibran didampingi Gubernur Sulut Yulius Selvanus SE, Ketua Umum Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pdt Dr Jhonny W. Weol MM M.Th, Ketua Majelis Daerah Gereja Pentakosta di Indonesia (MD GPdI) Sulawesi Utara Pdt Yvonne I. Awuy Lantu serta Ketua Panitia Perkemahan Youth Teen Camp GPdi Sulut Pdt Hanny Kolondam dan Bupati Kabupaten Minahasa Utara Dr Joune Ganda.
Menggunakan kemeja warna putih lengan panjang, Wapres Gibran mendaulat lima orang peserta.
Di atas panggung Wapres Gibran berinteraksi dengan peserta dari berbagai daerah di Provinsi Sulut, luar Sulut dan dari luar negeri.
Peserta yang dari luar Provinsi Sulut, ada dari Provinsi Sulawesi Tengah, Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo dan Sekolah Indonesia Bangkok Thailand.
Usai berinteraksi Wapres Gibran memberikan tiga unit sepeda, serta dua alat satu keyboard dan satu Gitar.
Pada kesempatan itu, Wapres Gibran berpidato di hadapan 27 ribu lebih peserta perkemahan yang akan berlangsung hingga 3 Juli 2026.
Sebelum berpidato ia melantunkan dua buah pantun.
Wapres Gibran merasa senang karena anak muda mengisi waktu libur sekolah dengan kegiatan positif seperti ini.
Ia juga menyempatkan diri melihat materi-materi yang akan dibawakan oleh pemateri, ke peserta.
"Ada pembekalan rohani, mengal health, leadership bahkan tentang pemerintah. Ini bagus sekali, karena anak muda harus diberi bekal berbagai jenis wawasan dan diperkuat pendidikan karakternya," kata Wapres Gibran.
(TribunManado.co.id/Crz)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK