Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengatakan bahwa latihan dasar militer (Latsarmil) bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) harus dievaluasi, tanpa menghilangkan tujuan besar programnya.

Dia pun menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya sejumlah peserta Latsarmil untuk program tersebut. Menurut dia, keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program pemerintah.

"Evaluasi untuk memastikan standar keselamatan, pengawasan, dan tata kelola pelaksanaan program semakin baik sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali," kata Sugiat di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, perlu ada pembenahan terhadap seluruh aspek penyelenggaraan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga sistem pengawasan. Setiap program pemerintah, kata dia, harus berjalan secara profesional dengan standar yang kuat, mitigasi risiko, hingga pengawasan di lapangan.

"Hal ini perlu dimulai dari pendataan kondisi calon peserta sebelum mengikuti kegiatan," katanya.

Selain itu, dia juga menegaskan bahwa negara harus hadir mendampingi keluarga korban. Penanganan kasus meninggalnya peserta tersebut juga harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel agar masyarakat memperoleh kejelasan.

Maka dari itu, dia meminta agar insiden tersebut tidak mengaburkan tujuan strategis dari KDKMP maupun KNMP yang merupakan program strategis Presiden untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

"Program ini tetap harus dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, yang perlu diperbaiki adalah mekanisme pelaksanaan dan tata kelola, bukan menghentikan program yang telah dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semangat membangun desa, memperkuat koperasi, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan jangan sampai berhenti. Justru kita harus memastikan seluruh rangkaian program dilaksanakan dengan standar keselamatan yang lebih tinggi dan tata kelola yang semakin baik," katanya.