Tak Perlu Repot Bawa Uang Tunai, Belanja Sayur di Pasar Aur Duri Jambi Kini Bisa QRIS BRI
Suci Rahayu PK June 30, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aktivitas transaksi di Pasar Aur Duri, Kota Jambi kini tidak lagi sepenuhnya mengandalkan uang tunai. 

Sejumlah pedagang mulai menyediakan pembayaran digital menggunakan QRIS BRI untuk memudahkan pelanggan berbelanja.

Salah satunya Ira, pedagang sayur di Pasar Aur Duri. 

Ia mengaku telah menyediakan layanan pembayaran QRIS BRI sejak sekitar satu tahun terakhir sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebutuhan pelanggan.

Menurut Ira, semakin banyak pembeli yang memilih membayar secara non tunai, terutama kalangan ibu muda yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi mobile banking maupun dompet digital.

"Kalau QRIS banyak yang ibu muda, kami sediakan bae. Kalau ada yang mau bayar QRIS," ujarnya.

Ia mengatakan kehadiran QRIS membuat proses transaksi menjadi lebih praktis karena pedagang tidak lagi direpotkan dengan penyediaan uang kembalian.

Meski demikian, Ira tetap melayani transaksi tunai.

Baca juga: Tirta Mayang Raih ISO 9001:2015 dan 45001:2018, Tingkatkan Pelayanan dan Keselamatan Kerja

Baca juga: Rekomendasi 3 Destinasi Wisata Favorit di Kota Jambi Saat Libur Sekolah

"Kalau pakai QRIS lebih mudah, tidak repot kasih uang kembalian. Tapi yang bayar tunai juga tetap kami layani," katanya.

Meski transaksi keuangan digital menjadi pilihan. Ira tak memungkiri bahwa pembayaran tunai di pasar tradisional masih lebih besar.

Dia berharap kedepan ada keuntungan lebih dari pihak perbankan untuk pedagang yang melayani transaksi digital. 

"Kalau kami berharap, mungkin ado bantuan atau keuntungan lainnya lah dari bank," ujarnya. 

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank Rakyat Indonesia Jambi, Mochamad Chandra Ariest mengatakan jumlah pengguna QRIS BRI di wilayah Jambi dan supervisi saat ini mencapai sekitar 20.958 pengguna.

Menurutnya, penggunaan QRIS di Jambi masih didominasi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pengguna QRIS paling banyak berasal dari sektor kuliner, pedagang pasar, usaha wisata dan suvenir, hingga pedagang kecil seperti sewa sepeda, jajanan, dan toko retail kecil," ujarnya.

Chandra menjelaskan tren penggunaan QRIS di Jambi mengalami peningkatan yang signifikan dalam satu tahun terakhir. 

Penggunaan transaksi digital masih didominasi kalangan usia produktif dan anak muda yang lebih akrab dengan layanan mobile banking.

Namun, kini pemanfaatan QRIS juga semakin meluas ke pedagang pasar tradisional, UMKM, hingga masyarakat umum karena dinilai lebih praktis, cepat, dan aman.

Kondisi tersebut terlihat di Pasar Aur Duri, di mana sejumlah pedagang mulai menggabungkan sistem pembayaran tunai dan digital. 

Kehadiran QRIS menjadi salah satu upaya memberikan kemudahan bagi pelanggan sekaligus mengikuti perkembangan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi. (Tribunjambi.com/ Srituti Apriliani Putri)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Rekomendasi 3 Destinasi Wisata Favorit di Kota Jambi Saat Libur Sekolah

Baca juga: Dari Tugas Kuliah Jadi Peluang Bisnis, Raa Bucket Jambi Manfaatkan Transaksi Digital BRI

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.