EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Booster Citra Investasi Indonesia
Seno Tri Sulistiyono June 30, 2026 04:20 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Langkah PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) melakukan pencatatan saham di The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX) melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR) menjadi katalis positif bagi industri pertambangan nasional. 

Aksi korporasi ini dinilai strategis dalam memperluas basis investor global untuk mendanai Proyek Tambang Emas Pani sekaligus menjadi indikator adaptifnya regulasi pasar keuangan domestik terhadap ekosistem finansial internasional.

Senior Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai aksi dual listing ini merupakan langkah strategis yang sangat tepat momentumnya (well-timed). 

Baca juga: Anak Usaha Merdeka Copper Bakal Operasikan Tambang Tembaga Terbesar Ketiga di RI Mulai 2029

Keputusan tersebut didorong oleh kombinasi faktor makroekonomi global serta kebutuhan mikro perseroan dalam mengamankan struktur permodalan jangka panjang.

Dari sisi makro, komoditas emas tengah berada dalam tren positif sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi global. 

Melantai di bursa internasional saat harga komoditas utama sedang kuat memberikan daya tawar serta valuasi yang optimal bagi EMAS dalam menarik minat pemodal asing.

Di tengah ketatnya likuiditas domestik, mencari pendanaan di hub finansial global seperti Hong Kong adalah langkah cerdik. Melalui pencatatan di HKEX, EMAS tidak lagi hanya bergantung pada arus modal di Bursa Efek Indonesia (BEI), melainkan mampu menyerap likuiditas global secara langsung untuk menopang ekspansi korporasi.

Nafan mengatakan HKEX memiliki standar regulasi, tata kelola (corporate governance), dan transparansi yang sangat ketat. 

Keberhasilan ini menempatkan emiten berkode saham EMAS dalam jajaran elit korporasi global yang memiliki kredibilitas tinggi di mata pemodal institusi.

“Keberhasilan EMAS menembus Main Board HKEX dengan kode saham 6228 menunjukkan kualitas aset (khususnya Proyek Pani), manajemen, dan prospek bisnis EMAS telah memenuhi standar kualifikasi investor institusional global,” ujar Nafan dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pencapaian ini memberikan sentimen positif yang kuat (booster) bagi citra investasi Indonesia secara keseluruhan. 

EMAS bertindak sebagai ambassador yang menunjukkan kepada dunia Indonesia memiliki proyek tambang kelas dunia yang dikelola secara profesional oleh manajemen lokal.

Kehadiran HDR EMAS di Hong Kong juga diproyeksikan memicu awareness investor asing yang selama ini mungkin belum melirik potensi BEI. Hal ini membuktikan regulasi di Indonesia cukup adaptif untuk mendukung integrasi pasar keuangan domestik dengan pasar global secara berkelanjutan.

Sebagai gerbang modal utama untuk kawasan Asia dan global, Hong Kong menawarkan ekosistem yang sangat likuid. 

EMAS berpeluang menarik sovereign wealth funds, hedge funds, dan investor institusional besar yang memiliki mandat investasi spesifik di sektor komoditas serta pertambangan.

Likuiditas yang lebih tinggi dan basis investor yang lebih luas berpotensi mendorong penemuan harga (price discovery) yang lebih optimal. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mengerek valuasi saham EMAS, baik yang diperdagangkan di HKEX maupun di BEI melalui mekanisme arbitrase pasar.

Kepastian permodalan ini juga berdampak langsung pada operasional di lapangan. Eksekusi proyek dapat berjalan sesuai dengan linimasa yang telah direncanakan oleh manajemen tanpa kendala modal.

“Dengan pendanaan yang lebih terjamin dari pasar global, risiko penundaan (delay) pada komersialisasi Tambang Emas Pani dapat diminimalisir,” kata Nafan.

Sementara itu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan dualisting EMAS merupakan suatu hal positif. Pasalnya, EMAS yakin dengan fundamental, bisnis, dan valuasinya. 

Selain itu, dengan adanya dualisting, pelaku pasar dan investor global pun akan melirik saham EMAS.

“Ini artinya pelaku pasar dan investor percaya dengan perusahaan dari Indonesia, di tengah situasi dan kondisi yang terjadi saat ini,” kata Nico.

Dia juga mengatakan listing di HKEX menandakan bahwa EMAS menunjukkan bahwa memiliki kredibilitas yang sangat baik di pasar global, baik itu dari segi tata kelola dan transparansi. 

Dengan masuk ke HKEX—bursa yang menjadi pintu modal Asia dan pusat investor Tiongkok—EMAS secara efektif masuk ke liga perusahaan tambang global. 

“Ini adalah bentuk pengakuan internasional, bukan hanya terhadap EMAS tetapi juga terhadap kemampuan perusahaan Indonesia untuk memenuhi standar global,” kata Nico.

Sebelumnya, EMAS resmi memulai perdagangan di Main Board HKEX dengan kode saham 6228. 

Dalam aksi korporasi ini, HDR perseroan ditawarkan pada harga HK$26,60 per HDR dengan ketentuan satuan perdagangan sebanyak 100 HDR per lot. Langkah ini membuka akses yang lebih luas bagi investor global terhadap proyek Tambang Emas Pani sekaligus memperluas basis investor perseroan.

Dikutip dari Kontan,  PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), anak usaha mayoritas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), resmi mencatatkan saham sekundernya di Main Board Bursa Hong Kong (HKEX) melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR). Perdagangan perdana dimulai dengan kode saham 6228 pada harga HK$26,60 per HDR.

Pencatatan ini menjadi tonggak penting karena merupakan dual listing pertama perusahaan Indonesia di HKEX, pencatatan HDR pertama di Hong Kong dalam lebih dari satu dekade, serta dual listing pertama emiten Indonesia dalam lebih dari 20 tahun. EMAS menilai langkah ini akan memperluas akses investor global terhadap Tambang Emas Pani, meningkatkan visibilitas perusahaan, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang.

EMAS menegaskan pencatatan HDR tidak mengubah struktur kepemilikan maupun menimbulkan dilusi bagi pemegang saham, karena MDKA tidak menjual saham dalam penawaran tersebut. Penawaran ini juga mendapat dukungan sejumlah investor strategis dan investor keuangan global, yang mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap prospek Tambang Emas Pani dan strategi pertumbuhan EMAS.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.