Baksos Javaretro Dihadiri Puluhan Penerima Manfaat Baru, Gina: Terharu, Bersyukur Dibantu Orang Baik
Kemal Setia Permana June 30, 2026 05:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Kegiatan bakti sosial atau Baksos Javaretro di Rumah Bhineka, Jalan Hercules, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026), diselimuti suasana baru dan lebih hangat.

Selain dihadiri musisi Band Stinky, Irwan Batara sang penulis lagu Mungkinkah, juga dihadiri para penerima manfaat baru.

Penerima manfaat baru ini datang dari SLB Satria Galdin dari  Ciparay,Kabupaten Bandung.

SLB Satria Galdin datang membawa 21 anak penerima manfaat dan 6 pendamping.

Guru pendamping SLB Satria Galdin, Gina, mengaku sangat antusias mendapatkan undangan dari Baksos Javaretro, meski ia menerima undangan itu tidak secara langsung.

"Awalnya saya dapat kabar dari rekan saya, Ibu Ratih dari SLB Miftahul Fallah. Saya direkomendasikan oleh beliau menjadi penerima manfaat dari Javaretro," tutur Gina di sela baksos.

Tentu saja Gina merasa senang dan antusias dengan rekomendasi dari rekannya, sehingga ia pun langsung mendata para siswa yang dianggap layak mendapatkan santunan dari Baksos Javaretro.

Untuk gelombang pertama, ia pun mendaftarkan sebanyak 20 siswa. Namun belakangan, ia menambah daftar satu penerima manfaat lagi.

"Alhamdulillah ternyata oleh Pak Petrus dan Pak Restu diperbolehkan menambah satu anak. Ini benar-benar luar biasa menurut saya. Saya sangat terharu dan bersyukur medapat bantuan dari orang baik dalam situasi ekonomi seperti saat ini," kata Gina.

Baca juga: Musisi Penulis Lagu Legendaris Antusias Ikuti Baksos Javaretro, Puji Sosok Petrus Adamsantosa

Gina pun memberikan apresiasi tinggi kepada Petrus Adamsantosa selaku penggagas dan pemimpin pelaksana Baksos Javaretro.

Menurutnya, bantuan dari Baksos Javaretro sangat bermanfaat bagi anak didiknya yang banyak kekurangan.

"Bahkan anak yatim piatu mendapatkan bantuan bantuan sepatu juga di Baksos Javaretro ini. Ini sangat amazing menurut saya," ujar Gina.

Sementara menurut Ratih, dari SLB Miftahul Fallah, pihaknya sangat merasa terbantu dengan santunan dari Baksos Javaretro.

Apalagi bantuan yang diterima olehnya bulan ini bukan yang pertama melainkan sudah keempat kalinya.

"Ya ini keempat kalinya kami menerima bantuan dari Pak Petrus melalui Baksos Javaretro ini, sehingga semua siswa dapat bantuan, tidak ada satu pun yang tertinggal," katany.

Sementara itu, Petrus Adamsantosa mengatakan bahwa baksos kali ini melibatkan total 78 penerima manfaat yang terdiri dari 62 anak penerima manfaat dan 16 pendamping.

"Adapun sekolah yang menjadi sasaran kali ini adalah SLB Satria Galdin dari  Ciparay,Kabupaten Bandung dengan jumlah 21 anak dan 6 pendamping. Kemudian SLB Miftahul Fallah dari Cimaung, Kabupaten Bandung dengan jumlah 20 anak serta 8 orang pendamping. Terakhir  adalah para yatim, piatu, dan yatim piatu beserta difabel dan keluarga difabel dari Kabupaten Bandung dan sekitarnya dengan jumlah 21 anak dan 2 pendamping, sehingga total keseluruhan 78 penerima manfaat," ujar Petrus.

Petrus mengatakan bahwa seperti biasa seluruh penerima manfaat dijemput menggunakan 2 angkot jemputan dengan biaya transportasi antar jemput sebesar Rp 2,2 juta.

"Juga seperti biasa para penerima manfaat ini mendapatkan tas sekolah, seragam, hingga cek kesehatan dan obat-obatan gratis," katanya.

Dokter  I Nyoman Arya sedang memeriksa penerima manfaat pemeriksaan kesehatan
PERIKSA PESERTA BAKSOS - Dokter I Nyoman Arya sedang memeriksa penerima manfaat pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis dalam Baksos Javaretro Sabtu (27/6/2026). Total ada 78 penerima manfaat dalam baksos yang rutin digelar bulanan ini.

Diramaikan Musisi Band Stinky

TRIBUNJABAR.ID - Ada yang berbeda pada kegiatan kegiatan bakti sosial atau baksos Javaretro di Rumah Bhineka, Jalan Hercules, Kota Bandung, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan baksos kali ini turut dihadiri oleh musisi senior Tanah Air, yaitu Irwan Batara alias Irwan Stinky yang merupakan pentolan grup Band Stinky.

Irwan Stinky sengaja hadir ke acara Baksos Javaretro setelah ia begitu sering mendengar sepak terjang baksos yang dilakukan sang pemilik Javaretro Suites & Hotel, Petrus Adamsantosa.

Dalam kesempatan itu, Irwan melihat langsung kegiatan baksos di mana puluhan anak difabel dan yatim piatu mendapatkan santunan dari Petrus Adamsantosa.

Santunan yang diberikan adalah berupa tas sekolah, baju seragam sekolah (SD, SMP, SMA, dan Pramuka).

Tak hanya itu, para penerima manfaat juga mendapatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis dari dokter, perawat, dan staf klinik kesehatan yang juga sudah disediakan dalam acara Baksos Javaretro itu.

Lalu Irwan juga menyaksikan bagaimana para pendamping siswa difabel dan anak yatim piatu turut mendapatkan manfaat baksos berupa pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis pula.

Irwan pun mengaku terkagum-kagum dengan kegiatan Baksos Javaretro yang digelar Petrus bersama rekan-rekannya seperti dokter I Nyoman Arya (dokter umum), dan Ricky Wardoyo (penyelenggara klinik kesehatan).

"Ini bagi saya sesuatu yang luar biasa, bagaimana Pak Petrus dan rekan-rekannya, rutin berbagi memberikan kepedulian sosial bagi orang-orang sekitar yang membutuhkan, terutama difabel dan anak yatim piatu tak mampu yang memang sangat membutuhkan uluran dari kita semua," ujar Irwan.

Penulis lagu legendaris Stinky "Mungkinkan" ini pun memberikan apresiasi yang sangat dalam kepada Petrus dan rekan-rekan karena kegiatan ini rutin digelar tidak hanya satu bulan sekali sejak 2018, namun juga ada kegiatan baksos mingguan rutin.

"Ya, kita membutuhkan orang-raong seperti Pak Petrus dan rekan-rekannya ini untuk membantu saudara-saudara kita yang kekurangan, insya Allah jika banyak orang seperti beliau-beliau ini, negara kita pasti tidak akan ada rakyat yang serba kekurangan lagi," katanya.  

Irwan pun berjanji akan turut membawa pengalaman yang ia dapatkan di Bandung dalam Baksos Javaretro bersama Petrus Adamsantosa dan kawan-kawan kepada rekan-rekannya sesama artis.

"Ya semoga saja nanti ada kolaborasi antara para enterainer dengan Pak Petrus di kemudian hari dalam acara baksos seperti ini," ujarnya.

Sementara itu, Petrus Adamsantosa mengatakan bahwa baksos kali ini melibatkan total 78 penerima manfaat yang terdiri dari 62 anak penerima manfaat dan 16 pendamping.

"Adapun sekolah yang menjadi sasaran kali ini adalah SLB Satria Galdin dari  Ciparay,Kabupaten Bandung dengan jumlah 21 anak dan 6 pendamping. Kemudian SLB Miftahul Fallah dari Cimaung, Kabupaten Bandung dengan jumlah 20 anak serta 8 orang pendamping. Terakhir  adalah para yatim, piatu, dan yatim piatu beserta difabel dan keluarga difabel dari Kabupaten Bandung dan sekitarnya dengan jumlah 21 anak dan 2 pendamping, sehingga total keseluruhan 78 penerima manfaat," ujar Petrus.

Petrus mengatakan bahwa seperti biasa seluruh penerima manfaat dijemput menggunakan 2 angkot jemputan dengan biaya transportasi antar jemput sebesar Rp 2,2 juta.

"Juga seperti biasa para penerima manfaat ini mendapatkan tas sekolah, seragam, hingga cek kesehatan dan obat-obatan gratis," katanya. (***)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.