Satu Calon Manajer KDMP Asal Lamongan Meninggal Saat Latsarmil, Dinas Koperasi Galang Dana
Ndaru Wijayanto June 30, 2026 10:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) asal Kabupaten Lamongan Jawa Timur saat Latsarmil di Kalimantan. 

Satu calon manajer KDMP asal Lamongan yang meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil ialah Anisa Muyassaroh.

“Kami kehilangan putri terbaik kami. Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya satu warga Jawa Timur dalam kegiatan Latsarmil,” ujar Endy saat diwawancara, Selasa (30/6/2026). 

Ia menjelaskan, meski program tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan langsung oleh kementerian dan tidak berkaitan langsung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pihaknya tetap memberikan perhatian secara kemanusiaan.

Menurut Endy, jajaran Dinas Koperasi se-Indonesia serta insan koperasi di berbagai daerah melakukan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas kepada para korban dan keluarganya.

“Ini adalah aksi kemanusiaan yang digalang langsung oleh pemerintah pusat bagi mereka yang menjadi korban, terlebih karena ada korban yang berasal dari Jawa Timur,” katanya.

Endy menilai peristiwa tersebut sangat disayangkan karena para peserta yang mengikuti program tersebut merupakan sumber daya manusia terpilih yang dibutuhkan untuk mengembangkan KDMP di masa depan.

Baca juga: Viral di Medsos Surat Catut Nama KDMP Nglawak Nganjuk, Pengurus Buka Suara: Tak Sesuai Fakta

“Kita membutuhkan tenaga mereka. Mereka yang terpilih ini memiliki nilai yang bagus-bagus. Bahkan berdasarkan informasi saat asesmen, rata-rata memiliki IQ di atas 120. Artinya, mereka sangat potensial dan sangat bermanfaat untuk pengembangan KDMP,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap tidak ada lagi korban dalam pelaksanaan program serupa ke depan.

“Harapan saya ke depannya tidak ada lagi korban. Kita membutuhkan tenaga dan kompetensi mereka, terutama untuk menjalankan koperasi ini dengan baik ke depan,” katanya.

Endy menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan dalam kapasitas kelembagaan pemerintah, melainkan murni gerakan kemanusiaan yang dilakukan oleh insan koperasi di seluruh Indonesia.

Baca juga: Baru Seminggu MBG Disetop, Karyawan SPPG di Kota Surabaya Bingung Cari Kerja Sampingan

“Kami di grup Dinas Koperasi kabupaten/kota bersama gerakan koperasi seluruh Indonesia menggalang dana kemanusiaan untuk memberikan sedikit keringanan bagi keluarga korban,” ujarnya.

Diketahui, Anisa Muyassaroh, calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sekaligus alumni Program Studi S1 Fisika Universitas Airlangga, meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan.

Anisa diduga mengalami heat stroke pada Kamis (18/6/2026). Sebelum meninggal dunia, ia sempat mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan satuan sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.