Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Rata-rata masa tunggu lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapatkan pekerjaan sekitar 2,9 bulan setelah lulus. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.,.
Wening menyebut untuk lulusan rumpun kesehatan bahkan hanya membutuhkan waktu 1,9 bulan.
"Berdasarkan hasil tracer study, rata-rata masa tunggu lulusan UGM memperoleh pekerjaan mencapai 2,9 bulan, sedangkan lulusan rumpun kesehatan hanya membutuhkan waktu 1,9 bulan,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).
Ia menilai singkat masa tunggu kerja mencerminkan kualitas pendidikan tinggi sehingga langsung terserap industri.
Selain itu, tingkat kesesuaian kerja dengan kompetensi lulusan cukup positif. Salah satunya, tingkat kesesuaian bidang kerja lulusan rumpun teknik dengan kompetensi yang dipelajari bahkan mencapai 87,7 persen.
“Angka-angka itu tentu bukan muncul begitu saja. Di baliknya ada kerja keras fakultas, program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang setiap hari menjaga kualitas tridarma UGM,” terangnya.
Ia menyebut reputasi lulusan di dunia kerja menjadi faktor penting dalam penilaian pemeringkatan reputasi universitas di tingkat global. Capaian UGM pada berbagai pemeringkatan internasional merupakan hasil dari komitmen seluruh sivitas universitas dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan.
Tahun ini UGM berhasil naik 18 peringkat dalam QS World University Rankings dari posisi 224 menjadi 206. Dalam tiga tahun terakhir, UGM juga meningkat pada THE Impact Rankings dari peringkat 81 menjadi 41 sebagai wujud kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan.
"Capaian itu tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah kualitas yang melatarbelakanginya. Ranking menjadi refleksi dari bagaimana kita mengelola pendidikan, penelitian, pengabdian, hingga layanan kepada mahasiswa secara konsisten,” ungkapnya. (maw)