Contoh Pembagian Jam dan Jadwal Pelajaran SD, SMP, SMA Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027
Siti Umnah July 01, 2026 11:27 AM

SRIPOKU.COM - Memasuki minggu pertama bulan Juli 2026, kesibukan di ruang guru dan komite sekolah mulai memuncak.

Salah satu agenda paling krusial yang wajib dituntaskan oleh Tim Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum sebelum hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli mendatang adalah menyusun struktur jadwal pelajaran baru.

Menyusun jadwal pelajaran di era Kurikulum Merdeka diakui memiliki tantangan tersendiri dibanding kurikulum sebelumnya.

Baca juga: Teks Amanat Upacara Pembukaan Matsama MI 2026/2027, Cocok untuk Anak Kelas 1 Agar Tidak Bosan

Tantangan terbesar terletak pada pembagian alokasi waktu antara Pembelajaran Intrakurikuler (tatap muka reguler di kelas) dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Banyak guru dan pengelola kurikulum yang masih bingung bagaimana memotong total Jam Pelajaran (JP) tahunan untuk dialokasikan ke dalam proyek P5 secara proporsional.

Jika salah menghitung beban JP, hal tersebut berpotensi mengganggu pemenuhan jam mengajar guru untuk syarat tunjangan sertifikasi.

Sebagai panduan taktis bagi Bapak/Ibu Guru dalam Rapat Kerja (Raker) sekolah, berikut adalah rincian total beban jam belajar beserta contoh draf format jadwal pelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA berdasarkan regulasi Kurikulum Merdeka terbaru untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Memahami Aturan Beban Jam Belajar (Struktur Kurikulum)

Dalam Kurikulum Merdeka, total jam pelajaran per tahun diatur secara fleksibel, namun untuk pembuatan jadwal mingguan, sekolah rata-rata menggunakan acuan beban jam sebagai berikut:

  1. Jenjang SD (Fase A, B, C): Total jam berkisar antara 30 hingga 36 JP per minggu (tergantung tingkat kelas), di mana 1 JP berdurasi 35 menit. Alokasi P5 mengambil porsi sekitar 20-25 persen dari total jam tersebut.
  2. Jenjang SMP (Fase D): Rata-rata beban belajar adalah 41 hingga 43 JP per minggu untuk kelas 7 dan 8, di mana 1 JP berdurasi 40 menit. Porsi P5 di jenjang SMP adalah sekitar 25-30 % .
  3. Jenjang SMA (Fase E - Kelas 10): Beban belajar mencapai 44 hingga 46 JP per minggu, di mana 1 JP berdurasi 45 menit.

3 Model Pengaturan Jadwal P5 yang Bisa Dipilih Sekolah

Sebelum menyusun draf tabel jadwal, Tim Kurikulum harus menyepakati satu dari tiga model pengelolaan waktu P5 berikut:

  1. Model Per Jam (Regular/Daily): Menyelipkan 1-2 jam pelajaran P5 di akhir jam sekolah setiap hari.
  2. Model Per Hari (Weekly): Mengkhususkan satu hari penuh dalam seminggu (misalnya hari Jumat) murni hanya untuk aktivitas proyek P5.
  3. Model Blok (Block System): Mengumpulkan seluruh jam proyek P5 untuk dihabiskan sekaligus dalam waktu 2-3 minggu berturut-turut pada bulan tertentu (misalnya di akhir semester).

Catatan: Model Per Hari (Weekly) adalah model yang paling banyak dipilih sekolah karena memudahkan evaluasi mingguan dan tidak memecah konsentrasi guru mata pelajaran.

Contoh Draf Format Jadwal Pelajaran Mingguan (Model P5 Mingguan)

Berikut adalah simulasi kasar draf jadwal yang paling umum diterapkan dengan mengalokasikan hari Jumat penuh sebagai Hari Proyek P5:

1. Simulasi Jadwal SMP Kelas 7 (Fase D)

Acuan: 1 JP = 40 Menit. Masuk sekolah pukul 07.00 WIB.

Jam Ke- Waktu (WIB) Senin Selasa Rabu Kamis Jumat
0 07.00 - 07.40 Upacara Bendera Literasi/Numerasi Keagamaan Pembiasaan Senam/Bersih
1 07.40 - 08.20 Matematika IPA Bahasa Indonesia IPS Projek P5
2 08.20 - 09.00 Matematika IPA Bahasa Indonesia IPS Projek P5
3 09.00 - 09.40 Bahasa Inggris IPA PPKn PJOK Projek P5
Istirahat 09.40 - 10.00 Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat Istirahat
4 10.00 - 10.40 Bahasa Inggris Matematika PPKn PJOK Projek P5
5 10.40 - 11.20 Bahasa Indonesia Matematika Agama Islam/PBP PAI/PBP Projek P5
6 11.20 - 12.00 Bahasa Indonesia Seni Budaya Agama Islam/PBP Informatika Projek P5
Istirahat 12.00 - 12.30 ISHOMA ISHOMA ISHOMA ISHOMA Selesai
7 12.30 - 13.10 IPA Seni Budaya Bahasa Inggris Informatika  
8 13.10 - 13.50 IPS Mulok (B. Daerah) Evaluasi Kelas BK/Fokus Siswa  

 

2. Simulasi Jadwal SMA Kelas 10 (Fase E)

Acuan: 1 JP = 45 Menit. Menggunakan sistem blok harian parsial (P5 diletakkan di akhir jam pelajaran hari Rabu dan Kamis).

  • Senin - Selasa: Fokus penuh pada mata pelajaran umum (Bahasa Indonesia, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Geografi).
  • Rabu - Kamis (Jam ke-7 s.d 9): Dialokasikan khusus untuk bimbingan proyek P5 oleh fasilitator guru.
  • Jumat: Penguatan karakter, olahraga, dan mata pelajaran Agama serta seni/bahasa asing.

Tips Penting untuk Tim Kurikulum Sekolah

  1. Gunakan Aplikasi Penjadwalan: Untuk menghindari jadwal guru yang bentrok (clashing), manfaatkan software pembuat jadwal seperti ASC TimeTables atau templat Excel otomatis.
  2. SK Pembagian Tugas Mengajar (SKBM): Pastikan SKBM sudah ditandatangani Kepala Sekolah sebelum jadwal disusun, agar penempatan guru linier dengan ijazah atau sertifikat pendidik mereka.
  3. Sosialisasi Awal ke Siswa: Pada hari pertama masuk (Masa MPLS), bagikan draf jadwal pelajaran ini kepada siswa dan orang tua agar mereka bisa mempersiapkan buku pelajaran serta seragam yang sesuai sejak malam hari.

Dengan struktur pembagian jam yang presisi, pelaksanaan Kurikulum Merdeka di sekolah akan berjalan tertib, beban mengajar guru terpenuhi secara legal, dan hak belajar siswa terpenuhi dengan optimal.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.