Sebulan Diresmikan, 4 Kopdes Merah Putih di Sumenep Belum Beroperasi, Calon Manajer Masih Latsarmil?
ninda iswara July 01, 2026 12:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Lebih dari satu bulan setelah diresmikan secara nasional, empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep hingga kini belum menjalankan aktivitas operasional.

Keempat koperasi tersebut masing-masing berada di Kecamatan Ambunten, Saronggi, Pragaan, dan Ganding.

Meski telah dipersiapkan sebagai bagian dari program pemerintah, belum terlihat adanya pelayanan maupun kegiatan usaha yang berjalan di lokasi koperasi.

Berdasarkan pantauan TribunJatim.com di sejumlah titik, bangunan koperasi masih dalam kondisi tertutup dan belum menunjukkan aktivitas sebagaimana mestinya.

Belum tampak transaksi ataupun layanan kepada masyarakat yang menjadi fungsi utama koperasi.

Kondisi tersebut menandakan operasional KDMP di Kabupaten Sumenep masih belum dimulai, meski peresmian telah berlangsung beberapa waktu lalu.

Baca juga: Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Mahfud MD Desak Usut: Militer Digunakan Kalau Perang

Salah seorang pengurus KDMP berinisial IM membenarkan bahwa hingga penghujung Juni 2026, belum ada koperasi Merah Putih di wilayah tersebut yang mulai beroperasi.

Menurutnya, informasi yang diterimanya dari para pengurus juga menunjukkan situasi serupa di seluruh kecamatan.

"Setahu saya belum ada yang beroperasi. Di lapangan, termasuk di grup internal pengurus KDMP, belum ada yang mulai buka," ucapnya, Selasa (30/6/2026).

Pernyataan itu menggambarkan bahwa seluruh KDMP di Kabupaten Sumenep masih berada pada tahap menunggu dimulainya aktivitas operasional.

Hingga kini, masyarakat pun belum dapat memanfaatkan layanan koperasi yang sebelumnya diharapkan segera hadir setelah proses peresmian nasional dilakukan.

Menurut IM, seluruh tahapan administrasi pada dasarnya telah diselesaikan.

Namun, koperasi belum memasuki tahap operasional, sehingga layanan kepada masyarakat juga belum bisa dijalankan.

"Belum, belum ada yang mulai jual beli. Jadi memang belum ada aktivitas operasional," katanya.

Hal senada disampaikan pengurus KDMP lainnya berinisial FH.

Ia menduga, belum dibukanya operasional koperasi karena masih menunggu proses penyiapan sumber daya manusia.

Khususnya manajer koperasi yang saat ini masih mengikuti pelatihan.

"Bisa jadi karena manajer koperasi masih ikut pelatihan. Kemungkinan setelah pelatihan selesai baru mulai dibuka," katanya.

Baca juga: Calon Manajer Kopdes Dilarikan ke IGD, Pusing Berputar, Lanjut Ikut Latsarmil Lagi Sepulang dari RS

KOPDES MERAH PUTIH - (Ilustrasi) Kopdes Merah Putih di Sumenep belum buka
KOPDES MERAH PUTIH - (Ilustrasi) Kopdes Merah Putih di Sumenep belum buka (Kompas.com)

FH mengaku belum mengetahui secara pasti asal manajer yang nantinya akan ditempatkan di koperasinya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan tenaga tersebut berasal dari luar Kabupaten Sumenep.

"Mungkin manajernya tidak dari Sumenep. Mungkin ada juga dari luar daerah, masih menunggu seluruh proses pelatihan selesai," tambahnya.

Belum beroperasinya koperasi tersebut membuat masyarakat di sekitar lokasi hingga kini belum dapat memanfaatkan berbagai layanan maupun kegiatan ekonomi yang dirancang melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak pada 16 Mei 2026.

Peresmian dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Meski telah diluncurkan secara nasional, hasil pemantauan TribunJatim.com menunjukkan sedikitnya empat KDMP di Kabupaten Sumenep yang menjadi bagian dari program tersebut masih belum menjalankan aktivitas usaha hingga akhir Juni 2026.

(TribunTrends/TribunJatim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.