TRIBUNNEWS.COM - Keputusan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasangkan Ester Nurumi Tri Wardoyo di sektor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari memang cukup mengejutkan.
Pasalnya, Ester selama ini lebih dikenal sebagai spesialis tunggal putri.
Namun faktanya, Ester ternyata pernah mencatatkan penampilan di sektor ganda putri saat masih berstatus sebagai pemain junior.
Ester mulai tampil di nomor ganda putri pada 2017 lalu. Saat itu ia berpasangan dengan Viyananda Bintang Racketa.
Ester/Viyananda menjalani debut di Jakarta Junior International 2017 dan berhasil melaju hingga babak kedua.
Pada turnamen berikutnya, Ester/Viyananda menunjukkan perkembangan dengan menembus babak perempat final Korea Junior International 2017.
Lalu pada 2018, Ester beberapa kali berganti pasangan untuk menambah pengalaman bertandingnya.
Ester pernah berduet dengan Farica Abela dan berhasil finis sebagai runner-up Indonesia Junior Grand Prix 2018.
Setelah pisah dengan Farica, Ester kemudian dipasangkan dengan Deswanti Hujansih Nurtertiati dan terhenti di babak kedua Korea Junior International 2018.
Baca juga: Ester Nurumi Tinggalkan Tunggal Putri, Pindah Haluan ke Ganda Putri Duet dengan Lanny Tria Mayasari
Awal 2020 menjadi periode yang cukup menjanjikan bagi Ester di sektor ganda putri.
Dalam waktu singkat, ia tampil di sejumlah turnamen Eropa dengan dua pasangan berbeda dan mampu mencatat hasil yang cukup konsisten.
Pada Italian Junior 2020, Ester bertandem dengan Siti Sarah Azzahra dan berhasil melaju hingga babak perempat final.
Setelah itu, Ester kembali dipercaya tampil di sektor ganda bersama Stephanie Widjaja.
Ester/Stephanie mampu menembus babak perempat final dua turnamen yakni Dutch Junior International 2020 dan German Junior 2020.
Baca juga: BWF Rilis Kalender World Tour 2027-2028: Jeda Diperpanjang, Turnamen Indonesia Kena Dampak
Meski sempat menunjukkan potensi yang menjanjikan di sektor ganda putri, PBSI akhirnya memutuskan mengarahkan Ester untuk fokus menekuni nomor tunggal putri.
Prestasi terbaik Ester di nomor tunggal putri adalah juara Finnish Junior 2021, Alpes International U19 2022, Indonesia International Challenge 2022 dan 2023, serta Indonesia Masters Super 100 2022.
Ester juga turut berkontribusi atas keberhasilan tim beregu putri Indonesia meraih medali Uber Cup dalam dua edisi.
Pada Uber Cup 2024, Ester membantu Indonesia meraih medali perak.
Lalu pada Uber Cup 2026, Ester mempersembahkan medali perunggu.
Kini, Ester kembali dipercaya bermain di sektor ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari.
Pengalaman bermain ganda putri di level junior dapat menjadi modal penting bagi Ester dalam proses adaptasi menghadapi tantangan baru di level senior.
Selain Ester/Lanny, PBSI juga resmi mengumumkan dua pasangan baru lainnya yakni Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino (ganda putra) dan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (ganda campuran).
Rian/Daniel dan Dejan/Apriyani sudah dipastikan akan menjalani debutnya di Taipei Open 2026 kategori Super 300 yang akan berlangsung di Taipei Arena, Taiwan, pada 28 Juli hingga 2 Agustus mendatang.
Sedangkan untuk Ester/Lanny, jadwal debut mereka belum diumumkan secara resmi oleh PBSI.
(Tribunnews.com/Isnaini)