‘Saya Nomor 10 Barca’ - Lamine Yamal Nikmati Tekanan Sebagai Bintang Spanyol & Berikan Pembaruan Kondisi di Piala Dunia 2026
Agus Firmansyah July 01, 2026 03:45 PM

Lamine Yamal dengan percaya diri menerima tekanan besar yang datang dengan mengenakan nomor punggung 10 untuk Barcelona sekaligus menjadi andalan Spanyol di Piala Dunia 2026. Sensasi remaja ini juga memberikan kabar positif mengenai kondisi fisiknya, menegaskan bahwa ia sepenuhnya siap bermain selama 90 menit di pertandingan fase gugur mendatang meskipun sebelumnya sempat dikhawatirkan mengalami cedera dan dikelola dengan hati-hati selama babak penyisihan grup.

Menghadapi beban ekspektasi

Dalam wawancara dengan Tiempo de Juego, Yamal membahas ekspektasi besar yang ditujukan kepadanya seiring perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026. Pemain muda ini mengakui bahwa para penggemar secara alami berharap pemain menyerang yang paling menarik perhatian mampu memberikan penampilan luar biasa.

Alih-alih menghindari sorotan, Yamal justru menerima peran besarnya untuk klub dan negara dengan penuh keyakinan. "Saya mengerti bahwa orang-orang akan menyoroti pemain yang paling menghibur. Pedri dan Rodri luar biasa, tetapi tekanan yang saya miliki berbeda — saya nomor 10 Barca, pemain sayap. Namun saya senang dengan hal itu, tekanan sesungguhnya adalah ketika kamu tidak bisa melakukan apa yang diminta, tetapi saya bisa," ujar Yamal.

Yamal nyatakan dirinya dalam kondisi bugar penuh

Selain membahas tekanan, Yamal juga memberikan pembaruan penting mengenai kondisi fisiknya. Setelah datang ke turnamen dengan sedikit masalah cedera, sang winger sempat dijaga dengan hati-hati selama beberapa pertandingan awal.

Kini, ia menegaskan bahwa dirinya siap tampil maksimal, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih. "Saya sangat baik, sangat bahagia. Saya berlatih dengan semangat besar dan sangat bersemangat menghadapi momen ini. Saya berada di level 90-80% dan terus meningkat, tidak menurun. Saya siap bermain 90 menit," kata Yamal. Ia menambahkan, "Pelatih yang memutuskan, saya akan memberitahunya bagaimana kondisi saya dan apakah saya sanggup. Jika saya melihat ada peluang setengah, saya tidak akan memaksakan diri untuk menghindari cedera, tetapi saya tetap berlatih keras."

Emosi Piala Dunia dan fokus pada hasil

Spanyol memasuki turnamen sebagai salah satu favorit kuat, namun performa mereka sejauh ini menuai kritik. Yamal berbicara jujur tentang kondisi tim saat ini dan menegaskan bahwa kemenangan tetap menjadi prioritas utama.

"Apakah level kami sama seperti di Euro? Saya sering bermain bagus bersama Barca, tapi kami tetap tersingkir, yang penting adalah menang," ujarnya. Mengenang gol pertamanya di turnamen ini, pemain depan muda tersebut mengungkapkan rasa bangganya yang luar biasa meski tetap terlihat tenang seperti biasanya. "Saya belum pernah merasakan kebahagiaan sebesar ini, Piala Dunia berbeda karena ini untuk negara Anda. Saya biasanya tidak mudah terbawa emosi, saya tidak menangis. Saya hanya menangis saat cedera, ketika melihat ibu saya menangis. Jika saya memenangkan Piala Dunia, saya tidak akan menangis, itu tidak mungkin," ungkapnya.

Langkah selanjutnya untuk Spanyol dan Yamal

Spanyol akan menghadapi Austria di babak 32 besar, di mana Yamal berharap bisa tampil sebagai starter dan akhirnya bermain penuh selama 90 menit. Dengan babak penyisihan grup telah berlalu, tim nasional harus segera menemukan kembali ritme serangan mereka. Jika Yamal mampu menampilkan performa gemilang seperti di level klub, Spanyol memiliki peluang nyata untuk melangkah jauh di fase gugur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.