Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Adi Ramadhan Pratama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - 600 hektare lahan pertanian di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat pendampingan Polresta Bandung bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung.
Pendampingan tersebut merupakan upaya mendukung program ketahanan pangan. Lahan itu mencakup lahan baku sawah yang sebelumnya tidak tergarap atau menjadi lahan tidur.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengungkapkan pendampingan yang dilakukan kepolisian meliputi dari mulai pengawalan penyaluran pupuk hingga pemberian bantuan pupuk kepada petani.
Baca juga: Lahan Pertanian Susukanlebak Cirebon Digusur Proyek Perumahan, Warga Pertanyakan Izin
"Keikutsertaan kami sebatas pendampingan, yang menggarap tetap petani. Pendampingan dan bentuk dukungan lain dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya seusai Upacara ke-80 Hari Bhayangkara di Mapolresta Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung pada Rabu (1/7/2026).
Aldi melanjutkan bahwa lahan sawah yang didampingi memiliki produktivitas rata-rata 6 ton gabah kering panen. Dirinya berharap bahwa seluruh hasil panen dari lahan itu dapat terserap oleh Bulog.
Diketahui, selain mendampingi para petani padi, Polresta Bandung juga mendampingi budidaya jagung. Pendampingan tersebut juga meliputi pengawalan penyaluran pupuk hingga pemberian bantuan pupuk.
"Kami tentunya mendukung program pemerintah, memberikan pendampingan kepada kelompok tani, kepada masyarakat, dengan harapannya adalah agar petani lebih makmur, lebih sejahtera," katanya.
Di luar itu, Aldi mengatakan pihaknya tetap menjalankan penegakan hukum berbagai tindak pidana. Selain itu, langkah pencegahan hingga sosialisasi pun terus gencar dilakukan Polresta Bandung.
Baca juga: Kabupaten Indramayu Langka Gas Melon, Lucky Hakim Khawatir Turut Ancam Produktivitas Pertanian
"Tahun ini sampai dengan bulan Juni, lebih kurang 400 ribu butir Obat Keras Tertentu (OKT) yang berhasil disita. Selain itu, semua potensi gangguan kami prioritaskan, mulai dari penindakan minuman keras, premanisme, dan lain-lainnya," ucapnya.