Singgah Sejenak di Slasar Malioboro, Ikon Kuliner Baru yang Hidupkan Malam di Jogja
Yoseph Hary W July 01, 2026 06:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yogyakarta menjadi salah satu kota tujuan wisata untuk sebagian masyarakat ketika momentum libur sekolah seperti saat ini.

Di tengah hiruk pikuk aktivitas wisatawan, sebuah bangunan terletak di sisi Selatan Stasiun Yogyakarta tampak tak pernah tertidur.

Tempat itu bernama Slasar Malioboro yang selama ini menjadi salah satu denyut nadi perekonomian Yogyakarta di sektor UMKM.

Keluar stasiun melewati Slasar Malioboro

Bagi pelanggan yang tiba di Stasiun Yogyakarta, pengalaman menikmati suasana Kota Yogyakarta dimulai sejak melangkahkan kaki keluar stasiun melalui kawasan Slasar Malioboro.

Beragam produk kuliner khas Yogyakarta bisa dinikmati dengan harga yang cukup terjangkau.

“Dulu sebelum ada Slasar Malioboro harus jalan lebih jauh untuk beli minum atau makan. Di sini dekat, habis turun dari kereta bisa mampir,” ungkap salah seorang wisatawan bernama Roni, saat ditemui Selasa malam (31/6/2026).

Roni menyebut kawasan Malioboro saat ini mulai tertata dan terintegrasi dengan sarana transportasi publik.

Hal ini memudahkan wisatawan yang hendak mencari spot-spot kuliner dan tempat wisata di tengah perkotaan.

“Di sini bisa sekaligus menjadi tempat transit, istirahat, lah. Lumayan sih tempatnya,” terang dia.

Di balik pengelolaan kawasan tersebut, KAI Properti berkomitmen menghadirkan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan, sekaligus memberikan ruang usaha yang representatif bagi para pelaku UMKM. 

Melalui pengelolaan kawasan yang terintegrasi, aktivitas perdagangan, kuliner, dan pelayanan kepada pengunjung dapat berlangsung dengan lebih tertib dan memberikan pengalaman yang lebih baik. 

Ruang publik

Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Agus Juanedi, mengatakan bahwa pengelolaan Slasar Malioboro merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan ruang publik yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Per 26 Juni 2026, terjadi peningkatan mobilitas penumpang di Stasiun Yogyakarta hingga 21 persen, catat PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.

"Kami ingin menghadirkan kawasan yang tidak hanya nyaman untuk dikunjungi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga mampu menjadi ruang usaha yang memberikan kesempatan berkembang bagi para pelaku UMKM. Melalui pengelolaan yang lebih terintegrasi, Slasar Malioboro diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang tertata," ujar Agus.

Selain menjadi tempat menikmati kuliner dan berbelanja produk lokal, Slasar Malioboro juga menawarkan suasana yang khas.

Bersantai sambil nikmati keluar-masuk kereta

Pengunjung dapat bersantai di area terbuka sambil menikmati aktivitas kereta api yang keluar masuk Stasiun Yogyakarta. 

Keunikan tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu titik singgah favorit, baik bagi wisatawan yang baru tiba maupun yang menunggu jadwal keberangkatan kereta api.

Di sisi lain, pengelolaan kawasan yang dilakukan KAI Properti juga memberikan manfaat bagi para pelaku usaha. Dengan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, pelaku UMKM memiliki ruang usaha yang lebih nyaman dan tertata sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung.

Kehadiran berbagai tenant kuliner maupun produk lokal turut memperkaya pengalaman wisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Agus, optimalisasi aset akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila mampu menghadirkan keseimbangan antara aspek bisnis, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat.

"Kami percaya bahwa aset yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat yang luas. Slasar Malioboro menjadi salah satu wujud bagaimana ruang usaha, aktivitas wisata, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan berdampingan. Ke depan, KAI Properti akan terus menghadirkan pengelolaan aset yang adaptif, produktif, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan ekosistem perkeretaapian," tutup Agus. (hda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.