Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Edi Laber | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menegaskan komitmennya dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel, termasuk dalam penggunaan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2026 yang hingga saat ini telah terealisasi mencapai belasan miliar rupiah.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, H. Irwansyah, SE., MM, saat dikonfirmasi Serambinews.com di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).
Menurut Irwansyah, realisasi penggunaan dana BTT tahun ini masih berada di bawah angka Rp20 miliar dan digunakan untuk berbagai kebutuhan yang bersifat mendesak serta tidak dapat diprediksi sebelumnya.
"Untuk dana BTT tahun ini sepertinya belum sampai dua puluh miliar. Yang sudah terealisasi masih di angka belasan miliar," ungkap Irwansyah.
Baca juga: 4.850 KK Warga Gayo Lues Terima Jadup Tahap I Masing-masing Rp1.350.000
Ia menjelaskan, dana BTT bukan diperuntukkan bagi satu organisasi perangkat daerah (OPD) tertentu, melainkan menjadi instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan mendesak pemerintah daerah.
Penggunaannya meliputi penanganan keadaan darurat, penanggulangan bencana, kebutuhan pelayanan dasar masyarakat, bantuan kemanusiaan, hingga mendukung pelaksanaan kegiatan lintas sektor yang memerlukan penanganan cepat dan responsif dari pemerintah.
Menurutnya, keberadaan dana BTT sangat penting karena berfungsi sebagai cadangan anggaran yang dapat digunakan sewaktu-waktu ketika daerah menghadapi situasi yang tidak direncanakan dalam penyusunan anggaran reguler.
"Dana BTT adalah instrumen penting yang disiapkan pemerintah untuk menjawab kebutuhan yang tidak dapat diprediksi sebelumnya.
Karena itu, penggunaannya harus benar-benar tepat sasaran, berdasarkan skala prioritas, serta dilakukan secara transparan dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tegasnya.
Baca juga: Hadiri PENAS XVI 2026 di Gorontalo, Bupati Gayo Lues Dorong Kopi dan Kakao Jadi Prioritas Nasional
Irwansyah menambahkan, setiap penggunaan dana BTT harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta melalui mekanisme administrasi dan pengawasan yang ketat agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun administratif.
Di bawah kepemimpinan Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si. dan Wakil Bupati Maliki, kata dia, Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terus berupaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif, responsif, dan bertanggung jawab.
Pemerintah daerah juga memastikan seluruh penggunaan dana BTT diawasi secara berjenjang guna mempercepat penanganan berbagai kebutuhan mendesak tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.
Baca juga: Jalan Aceh Timur - Gayo Lues di Desa Nalon Terancam Putus Akibat Erosi Sungai
"Pemkab Gayo Lues ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi komitmen bersama dalam setiap pelaksanaan program maupun penanganan keadaan darurat," pungkas Irwansyah.