100 Penari Hegong Kreasi Mampu Hipnotis Peserta NYD 3 di Paroki Nita, Keuskupan Maumere
Oby Lewanmeru July 01, 2026 11:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Tarian Hegong kreasi sangat meriah di Paroki St. Mikhael Malaikat Agung, Nita Keuskupan Maumere mampu menghipnotis mata peserta Nusra Youth Day (NYD) III, Rabu (1/7/2026) siang. 

Tarian ini diperagakan 100 remaja cilik di halaman paroki Nita. Tarian yang diiringi lantunan musik Gong Waning yang bergema. Tarian kreasi ini membentuk koreaografi dengan formasi bertuliskan NYD 3.

Huruf N dibentuk para penari berbaju biru muda, huruf Y penari berbaju merah muda yang cerah, huruf D dibentuk penari berbaju biru muda, dan untuk angka 3 diformasikan penari berbaju merah muda mencolok atau yang lebih terang. 

Dengan balutan pakaian adat yang menarik, para penari melenggak-lenggok deNgan penuh bahagia. Hal itu dibuktikan, ketika senyum para penari tidak pernah luntur. 

Baca juga: Pemkab Sikka Sosialisasi Pembatasan Pengisian BBM, Kendaraan Plat Luar Dilarang Isi BBM Bersubsidi

Umat dan semua orang yang berdiri di Jalan Hepang - Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka terpukau menyaksikan penampilan hegong kreasi tersebut. 

Pantauan TribunFlores.com, rombongan yang pertama tiba yaitu peserta Orang Muda Katolik (OMK ) Keuskupan Labuam Bajo, pada pukul 14.22 Wita. Sesaat kemudian disusul rombongan OMK Keuskupan Denpasar, Bali. 

Kedua rombongan diterima dengan sapaan adat dan huler wair yang mampu membuat peserta yang datang terkesima. Syair-syair daerah nan magis begitu nyaring dilantunkan oleh seorang pria yang saat itu mengenakan pakaian adat Sikka. 

Ketua OMK Labuan Bajo, Maria Dolorosa Gardena Mamus atau yang akrab disapa Mey mengaku tersentuh dengan adat.

Ia menuturkan pakaian adat masing-masing penari sangat cantik, begitu pula dengan penarinya. 

"Saya rasa sangat senang, sangat bersyukur," ucap Mey ketika diwawancara TribunFlores.com.

Mey turut mengajak orang muda dari agama katolik yang belum melibatkan diri di OMK, agar bisa bergabung. Menurutnya salah satu kegunaan mengikuti OMK adalah bisa mengenal banyak orang untuk membangun relasi yang positif. 

"Contohnya sekarang kami mengikuti kegiatan Nusra Youth Day yang ke tiga di Maumere, kami mengenal banyak orang Maumere maupun dari keuskupan lainnya," ujarnya. 

Dirinya berharap, seusai kegiatan NYD III ini, peserta pulang dengan membawa sebuah hal baik bago Keuskupan maupun paroki masing-masing. 

Kegiatan NYD III di Keuskupan Maumere akan berlangsung dari 2 Juli sampai 5 Juli 2026. Tempat live in bagi peserta NYD III yaitu di Paroki St. Mikhael Nita. (moa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.