Muhsin Pimpin HMI Aceh Besar, Fokus Perkuat Kaderisasi dan Kawal Kebijakan Publik
Eddy Fitriadi July 01, 2026 11:23 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Muhsin resmi menjabat Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Aceh Besar periode 2026-2027 setelah hasil Konferensi Cabang (Konfercab) XV disahkan oleh Pengurus Besar (PB) HMI. Di bawah kepemimpinannya, HMI Cabang Aceh Besar menargetkan penguatan kaderisasi, konsolidasi organisasi, serta mempertegas peran sebagai mitra kritis dalam mengawal berbagai kebijakan publik di Aceh.

Muhsin, kader Komisariat FKIP Universitas Serambi Mekkah (USM), terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum/Formatur dalam Konfercab XV.

Sementara Irfandi, kader Komisariat Fakultas Hukum Universitas Abulyatama (Unaya), ditetapkan sebagai Mide Formatur yang diproyeksikan menjabat Sekretaris Umum.

Muhsin mengatakan amanah yang diberikan oleh seluruh kader menjadi tanggung jawab besar untuk membawa HMI Cabang Aceh Besar menjadi organisasi yang lebih progresif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.

"Amanah ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader HMI Cabang Aceh Besar. Kami akan memperkuat kaderisasi, menjaga independensi organisasi, serta menghadirkan gerakan intelektual yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia mengatakan kepengurusan yang akan dibentuk tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi secara internal, tetapi juga meningkatkan kontribusi HMI terhadap isu-isu sosial, pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah.

Menurutnya, penguatan organisasi akan dimulai dari konsolidasi di tingkat cabang hingga komisariat agar proses kaderisasi berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, hubungan antara kader aktif dan alumni juga akan diperkuat sebagai modal organisasi dalam melahirkan gagasan serta program yang memberi manfaat bagi masyarakat.

"Kami akan mempererat silaturahmi dengan alumni, membangun kolaborasi lintas lembaga, serta memperkuat komunikasi antarkader HMI agar organisasi semakin solid dalam menjalankan perannya," kata Muhsin.

Baca juga: Sekum HMI Badko Aceh Sebut Mubadala Bisa Bangkitkan Ekonomi Menjadi Prioritas

Ia menambahkan, HMI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, sekaligus mempertahankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah secara objektif dan konstruktif.

"Kami ingin HMI hadir sebagai organisasi yang menawarkan gagasan, bukan sekadar memberi kritik. HMI harus mampu menjadi mitra strategis sekaligus memberikan masukan terhadap setiap kebijakan publik yang menyangkut kepentingan masyarakat," katanya.

Hasil Konfercab XV telah disahkan dalam Rapat Harian Pengurus Besar HMI di Jakarta pada 26 Juni 2026. Pengesahan tersebut menandai selesainya seluruh proses administrasi Konfercab sekaligus menjadi dasar pembentukan kepengurusan HMI Cabang Aceh Besar periode 2026–2027.

Melalui kepengurusan baru, HMI Cabang Aceh Besar diharapkan semakin memperkuat kualitas kader, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta mempertahankan eksistensinya sebagai organisasi kader, organisasi perjuangan, dan organisasi intelektual yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.