WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Industri perfilman tanah air kedatangan angin segar dari ranah independen.
Ferly Halim, produser perempuan muda yang menahkodai rumah produksi Langit Pictures, sukses menarik perhatian Menteri Ekonomi Kreatif (Menkraf) Teuku Riefky Harsya berkat keberaniannya memproduksi film drama keluarga yang sarat emosi.
Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Menkraf saat menerima kunjungan Ferly di Gedung Kemenekraf RI, Jakarta.
Baca juga: Menkraf Dukung Sineas Muda, Apresiasi Langkah Ferly Halim Angkat Drama Keluarga
Lewat film terbarunya berjudul 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis', Ferly dinilai berani melawan arus pasar dengan menghadirkan sinema keluarga yang menyentuh hati di tengah gempuran tren film horor yang kini merajai bioskop nasional.
Sentilan Halus Ferly Halim
Bagi Ferly, film ini bukan sekadar tontonan komersial, melainkan sebuah refleksi sekaligus tamparan bagi kehidupan sosial masyarakat urban saat ini.
"Kadang kita lebih mudah menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada orang lain dibandingkan kepada keluarga sendiri," ujar Ferly Halim, Senin (29/6/2026).
Melalui karya ini, ia ingin mengingatkan kembali bahwa komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak adalah pilar utama pembentuk karakter generasi masa depan.
"Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi, harapan, dan masa depan seorang anak," sambung produser yang bertekad memberikan representasi kepemimpinan perempuan di industri sinema tersebut.
Menkraf Janji Perluas Layar Bioskop Daerah
Meski mendapat pujian, Ferly tidak menutup mata pada tantangan riil yang dihadapi produser independen, terutama masalah monopoli jam tayang pada pekan awal perilisan.
Ia berharap pemerintah menelurkan regulasi yang lebih berpihak pada nasib film lokal.
Merespons jeritan sineas, Menkraf Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmen kementeriannya untuk memperkuat ekosistem perfilman dari hulu ke hilir.
"Kehadiran sineas muda yang berani membangun usaha kreatif secara mandiri akan memperkuat fondasi ekonomi kreatif Indonesia. Dukungan kami termasuk memperluas akses layar bioskop di berbagai daerah agar distribusi film karya anak bangsa dapat dinikmati lebih merata," tegas Menkraf.
Sinema penuh air mata ini dijadwalkan tayang serentak di jaringan bioskop XXI mulai 16 Juli 2026.
Menariknya, film yang bertabur bintang seperti Shanty, Ari Irham, Ariyo Wahab, hingga Didi Riyadi ini juga merangkul BAZNAS untuk menggelar program nonton bareng ribuan anak yatim piatu di seluruh Indonesia.