Pemain Darts Terbaik Dunia Beri Saran untuk Menghadapi Tekanan Penalti di Piala Dunia
Rina Kusumawati July 02, 2026 04:47 AM

Para pemain darts papan atas memberikan beberapa saran kepada FourFourTwo yang bisa berguna bagi para bintang Piala Dunia.

Di setiap ajang Piala Dunia, adu penalti dengan tekanan tinggi selalu menjadi momen yang dramatis, tegang, dan menguras emosi bagi semua yang terlibat.

Pada Piala Dunia 2026, sudah ada dua adu penalti di babak 32 besar: Paraguay berhasil mengalahkan Jerman — sulit dipercaya, namun benar terjadi — dalam adu penalti yang penuh lika-liku, sebelum Maroko menyingkirkan Belanda lewat babak tos-tosan.

Bagi sebagian pemain, menghadapi kecemasan saat harus maju di bawah tekanan ekstrem bukanlah hal yang mudah secara alami — namun kini mereka mendapat beberapa nasihat yang mungkin berguna dari sesama atlet profesional.

Pemain darts profesional sangat memahami perasaan gugup ketika diminta untuk melakukan lemparan akurat di momen penentuan.

Beberapa pemain terbaik berbicara kepada FourFourTwo tentang cara mereka mengatasi situasi dengan tekanan tinggi tersebut.

“Itu sulit, terutama dalam beberapa tahun terakhir aku sempat kesulitan dengan hal itu, tapi sekarang aku mencoba melihat gambaran yang lebih besar,” ujar Gian van Veen. “Tentu saja, pada saat itu terasa sangat penting, tapi aku selalu berpikir, apa yang terjadi kalau kamu kalah di pertandingan ini? Tidak banyak.”

“Hidupmu tetap berjalan, jadi aku mulai memandangnya dari sisi itu — menguranginya sedikit dan berfokus pada gambaran yang lebih besar.”

Mantan peringkat satu dunia, Luke Humphries, menambahkan: “Dalam olahraga apa pun, ketika kamu berada di momen krusial, detak jantungmu meningkat, kamu merasa bergetar sedikit, jadi hal terpenting adalah tetap tenang dan memastikan pikiranmu tidak melayang atau berpikir negatif.”

“Kendalikan pernapasanmu agar detak jantung tidak terlalu cepat dan kamu tidak terlalu dikuasai rasa gugup.”

Stephen Bunting juga memberikan pandangannya: “Situasinya mirip bagi kami saat harus menuntaskan lemparan besar. Kamu perlu memiliki ketenangan luar biasa dan meluangkan waktu, tarik napas dalam-dalam. Fokus pada target dan pastikan lemparanmu tepat sasaran.”

Akhirnya, Josh Rock memberikan nasihat sederhana: “Tarik napas panjang, tenangkan diri, dan rilekskan tubuhmu,” ujarnya. “Dan tentu saja, yakini bahwa itu akan masuk, sama seperti mencetak gol.”

Tentu saja, semuanya tidak sesederhana itu, namun mengambil penalti di bawah sorotan dunia sering kali lebih bergantung pada kekuatan mental daripada sekadar teknik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.