Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Mall UKM Kota Cirebon segera bertransformasi menjadi etalase bersama bagi produk-produk unggulan dari 10 daerah yang tergabung dalam forum Kunci Bersama.
Melalui program tersebut, aneka produk khas dari Kuningan, Majalengka, Indramayu, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Brebes, hingga Cilacap akan mendapat ruang promosi di Kota Cirebon.
Langkah ini menjadi upaya memperluas akses pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lintas daerah, sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat dan calon pembeli dari berbagai wilayah.
Baca juga: Persib Segera Berlatih, Igor Tolic Bicara Soal Program Latihan Untuk Persiapan Kompetisi 2026/2027
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh mengatakan, program tersebut akan diluncurkan dalam rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Seni Wilayah Perbatasan (Porsenitas) Kunci Bersama.
"Di acara Porsenitas itu nanti akan di-launching Kunci Bersama Mall UKM," ujar Elmi saat diwawancarai media, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, forum Kunci Bersama terdiri dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu, Ciamis, Banjar, Pangandaran, Brebes, serta Cilacap.
Seluruh daerah tersebut nantinya dapat memanfaatkan Mall UKM Kota Cirebon sebagai sarana promosi dan pemasaran produk unggulan masing-masing.
Elmi menjelaskan, konsep yang diusung bukan sekadar tempat berjualan, melainkan etalase bersama yang mempertemukan beragam produk khas daerah dalam satu lokasi.
"Mall UKM nanti akan menerima produk dari daerah yang tergabung, kabupaten kota yang tergabung dalam Kunci Bersama. Itu nanti bisa menitipkan produknya untuk dijual," ucapnya.
Namun demikian, produk yang dipajang tidak harus tersedia dalam jumlah besar.
Mall UKM lebih difungsikan sebagai ruang promosi yang menampilkan contoh produk unggulan dari masing-masing daerah.
"Jadi nanti hanya men-display produk. Ketika akan membeli dalam partai banyak, tinggal dihubungi daerah asalnya," jelas dia.
Baca juga: Wilayah Ciayumajakuning Masuk Status Siaga Darurat Hingga Bulan September
Konsep tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku UMKM tanpa harus menyiapkan stok besar di lokasi penjualan.
Dengan demikian, produk khas dari berbagai daerah tetap dapat dikenal dan diakses oleh calon pembeli yang datang ke Kota Cirebon.
Selama ini, Mall UKM Kota Cirebon juga telah menjadi tempat promosi berbagai produk dari wilayah sekitar dan tidak terbatas pada produk UMKM lokal.
Karena itu, penambahan produk dari daerah anggota Kunci Bersama dinilai masih dapat ditampung.
Elmi memastikan kapasitas Mall UKM saat ini masih memadai untuk mendukung program tersebut.
Kehadiran etalase bersama itu diharapkan menjadi sarana penguatan jaringan pemasaran antardaerah sekaligus memperluas pasar bagi pelaku UMKM.
Berdasarkan data DKUKMPP Kota Cirebon, jumlah UMKM yang tercatat saat ini mencapai lebih dari 5.000 pelaku usaha.
Meski demikian, belum seluruhnya memanfaatkan Mall UKM sebagai media pemasaran produk.
Melalui peluncuran Kunci Bersama Mall UKM, pemerintah berharap semakin banyak produk lokal yang dikenal masyarakat luas dan mampu menembus pasar yang lebih besar, baik di wilayah Ciayumajakuning maupun daerah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.