SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Sebanyak 69 personel Polres OKU Timur resmi menerima kenaikan pangkat periode 1 Juli 2026.
Kenaikan pangkat tersebut bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan di pundak, melainkan menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, disiplin, serta kinerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Dari total 69 personel yang naik pangkat, terdiri atas 21 personel dari Bripda ke Briptu, enam personel dari Briptu ke Brigadir, enam personel dari Brigadir ke Bripka, 23 personel dari Bripka ke Aipda, serta 13 personel dari Aipda ke Aiptu.
Momentum tersebut ditandai melalui Upacara Laporan Kenaikan Pangkat yang digelar di Lapangan Satya Haprabu Polres OKU Timur, Kamis (2/7/2026) pagi.
Baca juga: Puluhan Tahun Mengabdi Tanpa Cela, Kanit Binmas Polsek Kayuagung Naik Pangkat Jadi Perwira
Upacara dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wakapolres Kompol Hendri, S.H., para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, personel Polres OKU Timur, serta Pengurus Bhayangkari Cabang OKU Timur.
Prosesi berlangsung khidmat dimulai dari penghormatan pasukan, laporan kenaikan pangkat, pembacaan keputusan, penyematan tanda pangkat, hingga pemberian ucapan selamat kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyematan tanda pangkat oleh Bhayangkari maupun suami personel sebagai simbol dukungan keluarga terhadap perjalanan karier anggota Polri.
Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai prosesi tersebut sebelum seluruh peserta saling memberikan ucapan selamat.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Adik Listiyono menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang otomatis diterima setiap anggota Polri.
Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan melalui proses penilaian yang mempertimbangkan prestasi kerja, dedikasi, loyalitas, disiplin, hingga rekam jejak personel selama bertugas.
"Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari negara atas prestasi dan pengabdian anggota. Namun, hal itu bukan hak yang bersifat mutlak. Ada proses penilaian yang harus dipenuhi, baik dari sisi administrasi, perilaku, dedikasi, loyalitas, maupun integritas sebagai anggota Polri," tegas Kapolres.
Ia menjelaskan, setiap pangkat yang disandang membawa konsekuensi tanggung jawab yang lebih besar.
Baca juga: Kepala BKPSDM Muratara Ditetapkan Tersangka Kasus Pungli ASN, Ajukan Naik Pangkat Wajib Menghadap!
Karena itu, seluruh personel yang mendapatkan kenaikan pangkat diminta terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Menurut Kapolres, penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat, bukan justru merasa puas dengan pencapaian yang telah diraih.
"Kenaikan pangkat harus diikuti peningkatan disiplin, wawasan, etos kerja, profesionalisme, dan tanggung jawab. Semakin tinggi pangkat seseorang, semakin besar pula tuntutan yang harus dijalankan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Kapolres juga memberikan empat penekanan kepada seluruh personel, yakni meningkatkan kuantitas dan kualitas kinerja, mengembangkan rasa empati kepada masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Lalu menjadi teladan di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat, serta memberikan pelayanan prima secara humanis dan profesional," ucapnya.
Ia mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya sebatas profesi, tetapi merupakan jalan pengabdian kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
"Bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Jangan pernah lelah mencintai pekerjaan dan institusi Polri. Polisi bukan sekadar profesi, melainkan jalan hidup untuk mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat," pesannya.
Di akhir amanat, Kapolres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel beserta keluarga yang menerima kenaikan pangkat.
Ia berharap amanah tersebut menjadi penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Polres OKU Timur.
"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat beserta keluarga. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada institusi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.