SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Di usia 81 tahun, Bastian masih aktif mengelola kelompok budidaya ikan air tawar di Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
Semangatnya dalam mengembangkan usaha perikanan sejak 1972 mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian karena dinilai mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Semangat Bastian mengembangkan budidaya ikan air tawar terungkap saat Wakil Bupati Banyuasin Ir Netta Indian melakukan kunjungan kerja ke kolam budidaya yang dikelolanya di Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kamis (2/7/2026).
Meski telah memasuki usia 81 tahun, Bastian tetap aktif mengelola kelompok budidaya ikan yang telah dirintis sejak 1972.
Ia mengatakan kelompoknya membudidayakan berbagai jenis ikan air tawar, seperti patin, lele, gurame, dan beberapa jenis ikan lainnya.
Selain itu, kelompok budidaya yang dipimpinnya juga telah memperoleh bantuan benih ikan dari pemerintah dan ditetapkan sebagai Kampung Budidaya Ikan Air Tawar melalui Surat Keputusan Menteri.
"Kami membudidayakan ikan air tawar seperti patin, lele, gurame, dan jenis ikan lainnya. Kelompok kami juga mendapatkan bantuan benih ikan serta masuk dalam program Kampung Budidaya Ikan Air Tawar berdasarkan SK Menteri," ujar Bastian.
Menurutnya, setiap kolam memiliki kapasitas produksi yang berbeda. Untuk kolam berukuran besar, hasil panen dapat mencapai 12 hingga 15 ton, sedangkan kolam berukuran lebih kecil mampu menghasilkan sekitar 3 ton ikan dalam satu kali panen.
Masa pemeliharaan ikan hingga panen rata-rata berlangsung selama delapan bulan.
Bastian menjelaskan, kelompoknya menerapkan konsep kesehatan ikan terpadu dengan memperhatikan kualitas pakan dan kondisi ikan secara berkala. Bahkan, kelompok tersebut juga memproduksi pakan ikan secara mandiri untuk menjaga kualitas budidaya.
"Untuk kolam besar sekali panen sekitar 12 sampai 15 ton, sedangkan kolam lainnya sekitar 3 ton dengan masa panen kurang lebih delapan bulan," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian mengapresiasi dedikasi Bastian yang tetap produktif di usia lanjut dan mampu memberdayakan masyarakat sekitar melalui sektor perikanan.
Menurut Netta, pengembangan budidaya ikan air tawar menjadi salah satu program yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Banyuasin karena sejalan dengan visi pembangunan daerah dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
"Pemerintah Banyuasin sangat mendukung budidaya ikan. Semangat Pak Bastian patut dicontoh karena meski usianya sudah senja, beliau tetap produktif bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar," ujar Netta.
Ia berharap semangat kerja keras dan pantang menyerah yang ditunjukkan Bastian dapat menginspirasi masyarakat Banyuasin untuk terus mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Menurutnya, hasil budidaya ikan dari kelompok tersebut tidak hanya dipasarkan di Banyuasin, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar di Kota Palembang.