TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIPAYUNG – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemhan) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menggelar rapat koordinasi khusus untuk memverifikasi laporan terkait dugaan pembubaran misa penghiburan di Kecamatan Cipayung yang sempat ramai diperbincangkan beberapa hari lalu.
Rapat koordinasi yang digelar di Ruang Bugenvil, Balai Kota Depok pada Rabu (1/7/2026) ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemkot Depok, Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga perwakilan umat Katolik setempat.
Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, mengungkapkan bahwa berdasarkan verifikasi yang dilakukan, peristiwa tersebut dipicu oleh komunikasi yang tidak tepat.
Baca juga: Heboh Dugaan Pelarangan Misa Kematian di Depok, Lurah Cipayung Berikan Penjelasan
Ia menegaskan bahwa masalah ini telah diselesaikan melalui jalan musyawarah.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian masalah melalui dialog dan komunikasi yang baik sangat penting dalam menjaga hak atas kebebasan beragama bagi seluruh warga.
Apresiasi Langkah Cepat Pemkot Depok
Dalam kesempatan tersebut, Hasbullah memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkot Depok, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga FKUB yang sigap merespons dan menuntaskan persoalan tersebut sehingga tidak meluas.
Ke depannya, ia menekankan pentingnya penguatan edukasi toleransi hingga ke tingkat akar rumput, yakni RT dan RW, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
“Mari bersama menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, dan bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang digital,” tutupnya.