TRIBUN-BALI.COM - Menjamurnya cafe dan coffee shop, termasuk di Bali menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, termasuk untuk bakery. Hal ini juga bisa memperkenalkan produk lokal, bahan-bahan pangan seperti garam dari Kusamba, Klungkung dan bahan lain seperti pandan.
Hal ini diungkapkan Chef Komang Gede Juniartha, Executive Pastry Chef Bali Beach Hotel - The Heritage Collection and The Meru Sanur. Pria asal Klungkung ini, mengatakan bahwa garam dari Kusamba memiliki kualitas bagus, sehingga memang seharusnya bisa terkenal.
"Saya ingin petani garam juga merasakan dampak, dari mereka ikut melestarikan garam di Kusamba yang mereka buat sendiri," sebutnya. Selain itu, ia juga menaburkan garam Kusamba di menu-menu makanannya. Produk lokal memang harus digaungkan, khususnya di tengah situasi ekonomi global tidak menentu seperti saat ini.
Hal ini juga diamini Chef Louis Tanuhadi, Guest Pastry Chef sekaligus President Indonesia Pastry and Bakery Society. "Jangan berpikir produk lokal itu kualitas nomor dua, sebab produk lokal juga bagus dan banyak manfaatnya," sebutnya di The Meru Sanur.
Baca juga: Bisnis Kuliner di Bali Hadapi Tantangan Akibat Pergeseran Daya Beli
Baca juga: ATASI Stunting, Hadir Susu Formula Terbuat dari Susu Segar dengan Sumber yang Dapat Ditelusuri
Perkembangan dunia pastry, kata dia, saat ini sangat global dalam arti apa yang sukses di suatu negara biasanya memengaruhi negara lain. Dalam artian makanan dan minuman viral, akan cepat ditiru dan dicari.
"Pastry chef harus pasang mata dan telinga, bukan hanya di dalam tapi juga luar negeri, karena menu akan terus mengalir," sebutnya. Seperti matcha dari Jepang kini malah sangat mendunia, dan jadi favorit di Indonesia. Ke depan bahan lokal seperti pandan, juga harus demikian.
"Orang Eropa itu penasaran dengan pandan, itu bisa maksimalkan agar seperti matcha," katanya. Berbagai makanan dengan bahan lokal pun, disajikan dalam acara Indomilk Bakepreneur Roadshow bertajuk The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing, sebuah program edukasi dan pengembangan bisnis yang dirancang untuk membantu chef, baker, pelaku hotel, kafe, dan usaha kuliner mengeksplorasi peluang inovasi menu yang mampu menjawab perubahan preferensi konsumen sekaligus turut mendukung pertumbuhan bisnis.
Rangkaian Indomilk Bakepreneur Roadshow diawali di kota Bandung pada bulan Juni lalu dan kini dilanjutkan ke Pulau Dewata, Bali, tepatnya di Bali Beach Hotel - The Heritage Collection and The Meru Sanur. Selanjutnya, Indomilk Bakepreneur Roadshow akan bertolak ke Semarang, Medan, dan Surabaya.
Acara ini sebagai bagian dari lini bisnis PT Indolakto (entitas anak perusahaan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk), yang berdedikasi menyediakan solusi terintegrasi bagi pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia. Indomilk FnB Solutions terus memperkuat komitmennya, dalam mendukung pertumbuhan bisnis F&B melalui penyediaan produk dairy berkualitas, yang didukung dengan edukasi serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Di tengah tantangan lonjakan harga bahan baku, akibat dinamika ekonomi, para pelaku industri F&B nasional kini dituntut semakin jeli menjaga profitabilitas tanpa mengorbankan kualitas produk. Hal ini dapat dilakukan dengan menangkap momentum tren F&B, khususnya konsumsi kopi nasional yang terbukti kokoh dan tahan krisis.
Temuan dari Jakpat 20251, mengungkapkan bahwa 46 persen masyarakat Indonesia merupakan konsumen kopi harian. Survei tersebut menegaskan bahwa tingkat konsumsi kopi tetap resilien di tengah ketatnya daya beli, karena bagi masyarakat, aktivitas ngopi telah menjelma menjadi kebutuhan emosional sekaligus penopang produktivitas yang sulit ditinggalkan.
Adryan Widodo, General Manager Cold Chain PT Indolakto, menjelaskan, sinergi antara sajian makanan berkualitas dan kebiasaan minum kopi masyarakat, merupakan peluang emas yang harus ditangkap secara jeli oleh para pemilik bisnis. Melalui roadshow di 5 kota ini, Indomilk FnB Solutions ingin mendampingi pelaku F&B mengoptimalkan momentum tersebut secara komersial lewat strategi coffee pairing dan kreasi bite-sized pastry yang aplikatif.
Lahirkan Game-Changer lewat Kreasi yang Relevan
Sejalan dengan pergeseran gaya hidup yang dinamis, kehadiran curated bite-sized pastry atau mini pastry terkurasi menjadi pelengkap ideal, untuk menyempurnakan ritual minum kopi. Konsep menu berukuran ringkas ini dirancang secara cermat, untuk menemani berbagai momen santai pelanggan, mulai dari teman beraktivitas rutin hingga sesi berkumpul yang kasual.
Kreasi menu pendamping yang estetik ini, tidak hanya memberikan pengalaman rasa yang premium bagi konsumen, tetapi juga membuka celah baru dalam menciptakan strategi upselling guna mendongkrak omzet bisnis pelaku usaha hotel, restoran dan kafe (Horeka).
Chef Louis Tanuhadi, Guest Pastry Chef sekaligus President Indonesia Pastry and Bakery Society mengatakan, tantangan terbesar para chef dan pemilik usaha kuliner hari ini adalah bagaimana menjaga roda bisnis tetap sehat dan menguntungkan saat harga bahan baku terus melonjak naik.
"Melalui roadshow yang diadakan Indomilk FnB Solutions ini, saya ingin menantang kemampuan dan kreativitas rekan-rekan chef di Indonesia. Mari bersama-sama menjadi game changer di industri ini dengan menciptakan diferensiasi menu yang unik, sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya melalui pemanfaatan produk berkualitas tinggi tanpa harus bergantung pada bahan baku impor," sebutnya.
Kualitas karya kuliner sejati, menurutnya ditentukan teknik pengolahan yang tepat. Ditambahkan oleh Chef Louis, kemampuan industri dalam negeri untuk menghasilkan kreasi kelas dunia, dengan kalkulasi biaya produksi yang jauh lebih rasional dapat dibuktikan melalui langkah optimalisasi penggunaan produk lokal.
Sebagai kota kedua, gelaran Indomilk Bakepreneur Roadshow di Bali – yang dikenal sebagai salah satu barometer industri F&B nasional – mengangkat tren lokalisasi menu global dengan menghadirkan kreasi cita rasa tradisional Indonesia yang autentik. Pengalaman ini juga bertambah seru, dengan hadirnya berbagai kreasi menu inovatif yang memadukan racikan minuman dari para pemilik roastery dan kedai kopi terkemuka di Bali.
Dalam sesi ini, Master Pastry Chef Louis Tanuhadi mengeksplorasi produk Indomilk FnB Solutions ke dalam deretan menu global, seperti Lemon Raspberry Madeleine, Orange Cacao Spice Bread, Tiramichoux, dan Chocolate Sablé Cookie Caramel. Tidak kalah memukau, hadir pula menu dengan sentuhan lokal yang unik, mulai dari Gluten-Free Moringa Financier berbahan dasar daun kelor yang diolah secara lezat, hingga kreasi gurih Quiche Soto Ayam dan Jaje Pandan Roll.
Kolaborasi strategis ini, diharapkan tidak hanya membawa dampak positif bagi industri F&B secara luas, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi hotel mitra tempat berlangsungnya acara. Melalui program ini, Bali Beach Hotel - The Heritage Collection and The Meru Sanur memperkuat positioningnya sebagai destinasi kuliner terdepan (F&B-forward hotel) yang menaruh perhatian serius pada aspek craftsmanship dan standar pengalaman rasa yang premium. Kemitraan ini sekaligus membuka ruang transfer pengetahuan (skill transfer) yang berharga bagi tim in-house pastry hotel langsung dari konsultan pastry berpengalaman.
Chef Komang Gede Juniartha, Executive Pastry Chef Bali Beach Hotel - The Heritage Collection and The Meru Sanur menyambut hangat inisiatif ini dan melihatnya sebagai momentum penting bagi industri kuliner lokal. "Kehadiran Guest Pastry Chef Louis Tanuhadi, yang juga berpengalaman sebagai konsultan, menjadi kesempatan berharga bagi tim kami untuk bertukar perspektif baru. Dalam operasional dapur hotel yang bergerak cepat, kami dituntut tidak hanya menghadirkan sajian berkualitas, tetapi juga mampu menjaga efisiensi, konsistensi, dan costing.
Melalui kolaborasi ini, kami belajar bagaimana menyeimbangkan seluruh aspek tersebut tanpa mengorbankan kualitas. Sementara dalam pengembangan dessert yang saya demokan hari ini, digunakan Australian Butter – Baking, pengalaman yang meyakinkan saya bahwa produk lokal memiliki performa yang dapat diandalkan untuk menghasilkan sajian pastry dan dessert berstandar industri hospitality premium,” katanya.
Adapun Roso Restaurant di Bali Beach Hotel - The Heritage Collection juga menghadirkan pengalaman afternoon coffee ini sebagai kolaborasi spesial bersama Indomilk FnB Solutions. Sajian diperkaya dengan kreasi manis dan savory yang terinspirasi pesona Sanur. Paket tersedia selama 3 - 30 Juli 2026, setiap harinya selama pukul 14.00 - 18.00 WITA.
Dari Produk Dairy Menjadi Solusi Bisnis Menyeluruh
Membawa angin segar sekaligus ruang eksplorasi bagi industri pastry & bakery lokal, Indomilk FnB Solutions menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia bahan baku, melainkan sebagai mitra bisnis yang komprehensif. Sentuhan keahlian tangan dan pemanfaatan bahan baku lokal bermutu tinggi, kini menjadi kunci utama untuk melahirkan kreasi berkelas, sekaligus menjadi alternatif cerdas di tengah tingginya biaya penggunaan produk impor.
Prita Utami Maheswari, Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto menambahkan, kombinasi produk esensial dari Indomilk FnB Solutions seperti Australian Butter Baking, Indomilk Good Milk UHT, dan Indomilk Susu Bubuk Full Cream kini menjadi andalan para pengusaha bakery. "Rangkaian produk lokal berkualitas tinggi ini hadir sebagai solusi taktis untuk memastikan stabilitas adonan dan menjaga konsistensi rasa premium, sekaligus mengamankan efisiensi biaya produksi bagi para mitra kami," katanya.
Australian Butter Baking Unsalted menghadirkan rasa dan aroma milky butter, yang lezat dan menghasilkan adonan dan tekstur yang lebih unggul. Selain itu, Indomilk Susu Bubuk Full Cream dan Indomilk Good Milk UHT dan Indomilk Good Milk Fresh Milk tidak hanya menjaga kelembutan serta volume optimal adonan bakery, tetapi juga menjadi formula andalan dalam meracik kreasi minuman kopi yang creamy dengan rasa yang seimbang.
Sebagai mitra terpercaya selama lebih dari 50 tahun, dengan kapabilitas multi-handling logistik yang andal untuk jalur dry, chilled, hingga frozen di seluruh Indonesia, Indomilk FnB Solutions menghadirkan ekosistem komplit 7 kategori solusi dairy yang meliputi butter, fresh milk, susu UHT, susu bubuk, evaporasi, kental manis, hingga es krim yang seluruhnya telah mengantongi sertifikasi Halal serta memenuhi International Food Safety Standard.
Setelah sukses di Bandung dan Bali, Indomilk Bakepreneur Roadshow "The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing" bersiap melanjutkan perjalanannya ke Semarang, Medan, dan Surabaya.
“Kami mengajak para bakepreneur, barista, dan pelaku usaha F&B di Bali dan kota-kota berikutnya, untuk mengeksplorasi inspirasi menu global bercita rasa lokal, sekaligus mendorong kolaborasi dan inovasi guna memperkuat daya saing industri F&B Indonesia,” tutup Prita. (*)