SURYA.CO.ID NGANJUK - Seorang remaja berusia 16 tahun di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, harus meminta bantuan petugas pemadam kebakaran setelah alat kelaminnya terjepit resleting celana, Kamis (2/7/2026).
Evakuasi berlangsung sekitar 10 menit dan berhasil dilakukan tanpa kendala.
Peristiwa yang cukup langka itu bermula ketika remaja berinisial R selesai buang air kecil di kamar mandi rumahnya.
Diduga karena terburu-buru saat menutup resleting celana, alat kelaminnya justru ikut terjepit. Berbagai upaya dilakukan untuk melepaskannya, namun rasa sakit yang dialami membuat usahanya tidak membuahkan hasil.
Karena tidak berhasil mengatasinya sendiri, R akhirnya mendatangi Pos Bantu Pemadam Kebakaran Kecamatan Pace didampingi ibunya untuk meminta pertolongan.
Baca juga: Damkar Ponorogo Evakuasi Cincin di Alat Kelamin Pria, Proses 1 Jam
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Anshari, mengatakan korban tiba di Pos Bantu Pace sekitar pukul 11.55 WIB.
"Dia mendatangi kantor Pos Bantu Pace diantar oleh ibunya," katanya.
Setelah menerima laporan, personel Damkar segera melakukan penanganan menggunakan alat khusus hasil modifikasi sendiri.
Menurut Imam, alat tersebut dibuat dari sendok berbahan stainless yang telah disterilkan menggunakan alkohol sebelum digunakan.
"Alat itu berupa sendok stainless. Sendok tersebut sudah disterilkan menggunakan alkohol," sebutnya.
Sendok yang telah dimodifikasi itu digunakan untuk mengapit kepala resleting sehingga proses pelepasan dapat dilakukan dengan lebih aman tanpa memperparah kondisi korban.
Baca juga: Aksi Dramatis Damkar Mojokerto Evakuasi Balita Terjebak di dalam Mobil
Berkat ketelitian petugas, proses evakuasi berjalan lancar dan hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit.
"Proses evakuasi memakan waktu sekira 10 menit. Peristiwa ini terjadi sehabis yang bersangkutan kencing. Mungkin terburu-buru sehingga terjepit," tutupnya.