Siaran TVRI Gratis! Cara Nonton Live Streaming Swiss vs Aljazair di Piala Dunia Tahun Ini
faridmukarrom July 03, 2026 01:50 AM

TRIBUNMATARAMAN.COM  - Link Live Streaming Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026 Jumat (3/7/2026) tayang Siaran Langsung TVRI.

Link Live Streaming Piala Dunia 2026 antara Swiss vs Aljazair juga dapat disaksikan via TV Online Live Streaming FolaPlay dan Live Streaming MAXStream mulai pukul 10.00 WIB.

Timnas Swiss melaju ke babak 32 besar dengan modal yang sangat positif. Anak asuh Murat Yakin tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan fase grup dan tampil produktif di lini depan.

Baca juga: Jadwal TERBARU UFC 329 Conor McGregor vs Max Holloway Live di TV Mana?

Dari tiga laga yang dijalani, Nati berhasil mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali, menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Selain performa impresif di turnamen ini, Swiss juga memiliki pengalaman yang jauh lebih matang di putaran final Piala Dunia. Dari 13 kali penampilan, Swiss telah lima kali mencapai babak 16 besar, termasuk secara beruntun pada edisi 2014, 2018, dan 2022.

Keunggulan Swiss juga tercermin dalam Ranking FIFA. Berdasarkan pembaruan per 11 Juni 2026, Swiss berada di peringkat ke-19 dunia, sedangkan Aljazair menempati peringkat ke-28.

Aljazair Andalkan Vladimir Petkovic
Meski tidak diunggulkan, Aljazair tetap berpeluang menciptakan kejutan.

Salah satu modal terbesar Les Fennecs adalah sosok pelatih Vladimir Petkovic, yang pernah menangani Timnas Swiss selama tujuh tahun.

Pengalaman panjang tersebut membuat Petkovic memahami karakter permainan Swiss, termasuk kelebihan dan kelemahan sejumlah pemain yang kini menjadi lawannya.

Faktor itu diyakini bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Aljazair dalam menyusun strategi menghadapi Nati.

Bek Persebaya Arief Catur Sedih Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2026, Petik Banyak Pelajaran

Bek sayap Persebaya, Arief Catur mengaku sedih tim favoritnya di Piala Dunia 2026, Jerman harus tersingkir di babak 32 besar.

Jerman pulang lebih cepat setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti yang berakhir 3-4 pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB. Setelah sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Cara Jerman tersingkir di Piala Dunia kali tergolong tidak biasa.

Sebagai tim dengan status juara dunia empat kali, Jerman tergolong tim dengan mental baja yang tahan menghadapi tekanan, bahkan dalam drama adu penalti.

Laga menghadapi Paraguay merupakan kekalahan pertama Jerman lewat adu penalti di Piala Dunia.

Sepanjang sejarah piala dunia, Jerman sudah empat kali menjalani drama adu penalti, semuanya dimenangkan. Yaitu dari Prancis, Meksiko, Inggris dan Argentina.

"Sedih karena Jerman kalah. Tetapi dalam sepak bola, hasil seperti ini adalah bagian dari permainan," kata Arief Catur.

"Tapi saya tetap bangga dengan perjuangan mereka, dan berharap bisa kembali lebih kuat di turnamen berikutnya," tambah pemain asal Mojokerto itu.

Catur mengaku sudah sejak lama memfavoritkan Jerman, tidak hanya pada Piala Dunia 2026 kali ini.

"Sejak dulu saya mendukung Jerman. Saya suka cara bermain mereka yang mengandalkan kerja sama tim dan aliran bola dari kaki ke kaki," tuturnya.

Menariknya, meski memfavoritkan Timnas Jerman, Catur memilih sosok berbeda dalam mencontoh permainan secara individu.

Sosok pemain panutan yang selalu dijadikannya sebagai referensi permainan, justru datang dari bek Timnas Prancis, Jules Kounde.

Menurut Catur, Jules Kounde pemain yang memiliki kualitas patut dicontoh, baik dari sisi bertahan maupun saat membantu serangan. Dimana posisinya sama dengan yang Catur main di Persebaya, di posisi bek sayap kanan.

Jules Kounde, pemain berusia 27 tahun yang di level klub membela Barcelona.

"Kalau pemain yang saya perhatikan ada Jules Kounde dari Prancis. Saya suka gaya bermainnya," kata Catur.

Di luar tim dan pemain favorit, Catur menilai ajang Piala Dunia memberi banyak pelajaran, terutama bagi pemain sepak bola.

Banyak hal positif yang bisa dipelajari, untuk selanjutnya dipraktekkan ketika tampil bersama tim yang dibelanya.

"Piala Dunia selalu menghadirkan suasana yang seru. Kita bisa melihat pertandingan-pertandingan berkualitas dari berbagai negara dengan banyak gol dan permainan yang menarik untuk disaksikan," terang Catur.

Beberapa laga yang dinilai Catur menarik disaksikan, pertandingan antara Belanda Vs Maroko yang dimenangkan Maroko. Juga laga Amerika Serikat melawan Turki. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Turki 2-3.

"Pertandingannya seru karena kedua tim saling berbalas gol. Momen seperti itu yang membuat Piala Dunia selalu menarik untuk diikuti," pungkasnya (amn).

HEAD TO HEAD

Hasil 2 Pertemuan Terakhir Swiss vs Aljazair:

6/5/1986: Swiss vs Aljazair: 2-0

30/11/1983: Aljazair vs Swiss: 1-2

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Swiss:

24/6/2026: Swiss vs Kanada: 2-1

18/6/2026: Swiss vs Bosnia: 4-1

13/6/2026: Qatar vs Swiss: 1-1

6/6/2026: Swiss vs Australia: 1-1

31/5/2026: Swiss vs Yordania: 4-1

Hasil 5 Pertandingan Terakhir Aljazair:

27/6/2026: Aljazair vs Austria: 3-3

22/6/2026: Yordania vs Aljazair: 1-2

16/6/2026: Argentina vs Aljazair: 3-0

10/6/2026: Bolivia vs Aljazair: 0-4

3/6/2026: Belanda vs Aljazair: 0-1 

Link Live Streaming 

LINK Folaplay

LINK Maxtream

LINK TVRI

Cara Langganan

Proses instalasi FolaPlay dapat dilakukan dengan mudah melalui toko aplikasi resmi. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Buka Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iPhone/iPad.
  2. Ketik kata kunci "FolaPlay" pada kolom pencarian.
  3. Pilih aplikasi resmi FolaPlay, kemudian tekan tombol Instal atau Get.
  4. Setelah aplikasi terpasang, buka aplikasi dan lakukan pendaftaran akun menggunakan nomor telepon atau alamat email aktif.
  5. Lakukan verifikasi akun dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan ke perangkat Anda.
  6. Setelah masuk (login), Anda dapat langsung memilih paket langganan yang tersedia untuk mulai menonton.

Prediksi Susunan Pemain

Timnas Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel (GK); Silvan Widmer, Manuel Akanji, Nico Elvedi, Ricardo Rodriguez; Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye, Fabian Rieder, Ruben Vargas; Breel Embolo | Pelatih: Murat Yakin

Timnas Aljazair (4-3-3): Luca Zidane (GK); Rafik Belghali, Aissa Mandi, Ramy Bensebaini, Rayan Ait-Nouri; Nabil Bentaleb, Ramiz Zerrouki, Houssem Aouar; Riyad Mahrez, Amine Gouiri, Mohamed Amoura | Pelatih: Vladimir Petkovic

(TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.