Playmakerstats
·2 Juli 2026
Playmakerstats
·2 Juli 2026
Folarin Balogun mengalami salah satu malam paling berkesan dalam kariernya ketika Amerika Serikat memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia, dengan sang penyerang bergabung dalam kelompok eksklusif pemain yang mencetak gol sekaligus menerima kartu merah dalam satu pertandingan Piala Dunia yang sama.
Pemain berusia 24 tahun itu, yang sebelumnya telah mencetak dua gol melawan Paraguay di awal turnamen, membawa tuan rumah unggul atas Bosnia dan Herzegovina tepat sebelum turun minum. Namun malamnya berubah drastis pada menit ke-64 ketika ia diganjar kartu merah langsung setelah tinjauan VAR menilai tekel terhadap Tarik Muharemovic sebagai tindakan berbahaya.
Kombinasi langka antara mencetak gol dan diusir dari lapangan ini hanya terjadi beberapa kali sepanjang sejarah Piala Dunia.
Contoh paling terkenal mungkin terjadi pada final tahun 2006, ketika Zinedine Zidane menandai laga internasional terakhirnya dengan mencetak gol lewat penalti Panenka melawan Italia sebelum dikeluarkan dari lapangan di perpanjangan waktu akibat tandukan terkenalnya terhadap Marco Materazzi.
Kasus terakhir sebelum Balogun adalah penyerang Kamerun, Vincent Aboubakar, yang mencetak gol kemenangan dramatis di masa tambahan waktu melawan Brasil pada Piala Dunia 2022, lalu menerima kartu kuning kedua karena melepas bajunya saat merayakan gol tersebut.
Legenda Brasil, Ronaldinho, juga termasuk dalam daftar setelah mencetak gol tendangan bebas tak terlupakan melawan Inggris di perempat final Piala Dunia 2002 sebelum diusir karena pelanggaran keras terhadap David Beckham.
Grup eksklusif ini dilengkapi oleh Garrincha (1962), Ha Seok-ju dari Korea Selatan (1998), dan gelandang Senegal Salif Diao (2002). Kini, Balogun menambahkan namanya ke dalam salah satu catatan statistik paling unik dalam sejarah turnamen tersebut.