TRIBUNNEWSMAKER.COM - Video viral yang memperlihatkan dua pria dengan tubuh dililit lakban hingga tampak menyerupai karakter Teletubbies sukses menghebohkan media sosial dan memicu beragam spekulasi dari warganet.
Banyak pengguna media sosial awalnya menduga kedua pria tersebut merupakan pelaku pencurian yang sengaja dipermalukan warga sebelum diserahkan kepada aparat.
Narasi tersebut pun menyebar luas di berbagai platform, memancing ribuan komentar dan beragam asumsi yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, informasi yang beredar ternyata tidak sepenuhnya benar dan berbeda dari dugaan awal publik.
Fakta sebenarnya mengungkap bahwa kedua pria tersebut bukanlah maling ataupun pelaku tindak kriminal seperti yang ramai disebutkan.
Peristiwa itu diketahui berkaitan dengan proses pembuatan konten hiburan untuk media sosial TikTok yang sengaja dibuat demi menarik perhatian penonton.
Adegan kedua pria dilakban hingga menyerupai Teletubbies merupakan bagian dari konsep video kreatif yang kemudian diunggah ke platform digital.
Sayangnya, potongan video yang beredar tanpa penjelasan memicu kesalahpahaman dan membuat banyak orang langsung menarik kesimpulan keliru.
Kasus ini kembali menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi viral sebelum mengetahui kronologi dan fakta yang sebenarnya.
Lantas, bagaimana kronologi lengkap video viral tersebut hingga akhirnya terungkap bahwa kedua pria itu hanya sedang membuat konten TikTok? Berikut fakta selengkapnya.
Baca juga: Update Kasus Siswi SMP Dirudapaksa 6 Pria Usai Dicekoki Miras, Pimpinan DPRD Bandung Turun Tangan
Akhirnya terungkap fakta di balik viral video dua pria dilakban hingga mirip tokoh kartun Teletubbies.
Dua pria yang dilakban tersebut sempat disebut-sebut sebagai maling.
Dalam video yang beredar terlihat dua pria yang diduga maling itu pasrah saat tubuhnya dililit lakban cokelat.
Namun belakangan muncul fakta asli dari video dua pria dilakban tersebut.
Untuk diketahui, video dua pria dilakban diduga maling ramai diperbincangkan setelah diunggah akun Instagram @hariankampung.
Di video yang dibagikan akun tersebut, disematkan narasi dengan judul 'dua pelaku terduga maling dihakimi dan dihukum oleh warga menjadi tinky winky versi kearifan lokal'.
Dalam caption tertulis bahwa dua pria yang dilakban tersebut adalah pelaku pencurian di sebuah wilayah.
Kabarnya dua pria tersebut dihukum oleh warga setelah kepergok sedang mencuri.
"Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua orang yang disebut-sebut sebagai terduga pelaku pencurian mendapat perlakuan yang tidak biasa dari sejumlah warga usai diamankan. Dalam rekaman tersebut, keduanya terlihat dihukum dengan cara yang mengundang perhatian dan memicu beragam komentar dari warganet karena dianggap menyerupai karakter "Tinky Winky"," tulis unggahan tersebut.
Postingan yang dibagikan pada Selasa (30/6/2026) itu pun menuai beragam komentar dari netizen.
Termasuk dari anggota kepolisian, Ipda MP Ambarita.
Ambarita menyebut aksi maling dihukum dengan cara dilakban adalah ide yang bagus.
"Great idea (ide bagus)," tulis Ambarita.
Lalu netizen lain pun turut mengomentari video diduga maling dilakban warga tersebut.
"Mending diperban daripada digebukin ya,"
"Packingnya sudah rapi, tinggal dikirim ke polres terdekat yaa,"
"Budayakan kek gini,"
"Itu habis berapa roll lakban gess ?"
Setelah video dua pria dilakban viral, sang pemilik asli video pun buka suara.
Melalui akun TikTok @ferri_irawan97, sang pemilik video membongkar fakta sebenarnya dari video dua pria dilakban.
Ternyata dua pria yang dilakban tersebut bukanlah maling atau pencuri.
Dua pria tersebut adalah talent untuk sebuah konten di TikTok.
Adapun alasan dua pria tersebut termasuk Ferri mau dilakban satu badan adalah karena sedang melakukan tantangan alias challenge.
Ferri menyebut aksinya dilakban murni untuk menghibur netizen di media sosial.
Karenanya Ferri heran kenapa ada narasi yang menyebut dirinya adalah maling.
"Kita ini challenge live di tiktok hanya untuk menghibur kok malah kami diduga maling sama orang-orang yang tidak bertanggung jawab banyak akun Instagram dan akun tiktok yang mengunggah video kami dengan caption diduga maling," ungkap Ferri di akun TikTok-nya, dilansir TribunnewsBogor.com pada Kamis (2/7/2026).
"Jadi tolong hentikan postingan seperti itu karena banyak warganet yang salah faham," sambungnya.
Dituduh sebagai maling, Ferri dan rekannya tak terima.
Dalam video terbaru, Ferri meyakini netizen bahwa aksinya dilakban adalah untuk kepentingan konten.
"Ini kok diduga maling, disuruh ngelakuin challenge kok diduga maling, videonya viral," tegas Ferri.
"Katanya ini tingky wingky," ujar rekan Ferri.
"Ini itu menghibur golongan orang-orang penghibur," kata Ferri.
(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)