Peringatan Gelombang Tinggi Sumbar Berlaku hingga 4 Juli, Nelayan dan Kapal Diminta Waspada
Rahmadi July 03, 2026 02:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gelombang tinggi Sumbar kembali menjadi perhatian setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini yang berlaku mulai 1 Juli 2026 pukul 19.00 WIB hingga 4 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.

Masyarakat, terutama nelayan dan pelaku pelayaran, diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sumatera Barat.

Dalam informasi gelombang tinggi Sumbar, BMKG menyebut angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 4-20 knot.

Secara umum, kondisi cuaca di perairan Sumatera Barat diperkirakan berawan hingga hujan ringan selama masa berlaku peringatan.

BMKG dikutip Jumat (3/7/2026) menjelaskan gelombang tinggi Sumbar dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan. 

Baca juga: Harga Komoditas Kota Padang Panjang Terbaru, Beras Kualitas I Rp17.600 per Kg hingga Minyak Curah

Kawasan yang berpotensi mengalami kondisi tersebut meliputi Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Timur Siberut, dan Perairan Timur Sipora.

Sementara itu, wilayah Perairan Timur Pagai, Perairan Barat Siberut, Perairan Barat Sipora, dan Perairan Barat Pagai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi laut selama periode prakiraan.

Dalam keterangannya, BMKG menyampaikan, "Angin bertiup dari Barat Laut - Timur Laut dengan Kecepatan 4 - 20 Knots. Secara umum prediksi kondisi cuaca di perairan Sumbar dalam kategori berawan hingga hujan ringan."

BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran apabila kondisi cuaca memburuk. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Selain itu, kapal tongkang juga diminta meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter.

Informasi ini diterbitkan BMKG melalui prakirawan cuaca pada 1 Juli 2026 dan berlaku hingga 4 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.

Masyarakat yang beraktivitas di laut diimbau terus memantau pembaruan gelombang tinggi Sumbar sebelum melakukan pelayaran. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.