Kecelakaan Maut di Sitinjau Lauik: Truk Tangki Gagal Menanjak, Terjun ke Jurang 50 Meter, Satu Tewas
Wahyu Septiana July 03, 2026 02:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Kecelakaan terjadi di jalur ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Kamis (2/7/2026) malam. 

Insiden nahas itu melibatkan sebuah truk tangki bermuatan crude palm oil (CPO) yang terperosok ke dasar jurang.

Hal ini terjadi setelah truk gagal melewati tanjakan Panorama II.

Dilaporkan TribunPadang, insiden tragis itu merenggut satu korban jiwa.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di kawasan Tunggua, Panorama II, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Truk Hino bernomor polisi BA 8019 GU yang sedang menuju Solok dilaporkan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 50 meter.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Fajri (32), warga Tarantang, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Anggota Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan, Bripka Oyon Tanjung, mengatakan, kendaraan awalnya melaju dari arah Padang menuju Solok.

Namun, ketika memasuki tanjakan Panorama II, truk tidak mampu melanjutkan perjalanan karena beban muatan yang dibawa.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit truk tangki bermuatan CPO. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia," kata Oyon dikutip dari Tribunpadang, Jumat (3/7/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan sempat berhenti di tengah tanjakan lantaran kehilangan tenaga.

"Truk sempat berhenti di tanjakan karena tidak kuat menanjak," ujarnya.

Truk Mundur ke Jurang

Setelah kendaraan berhenti, seorang anak tikuang bernama Muhammad Fajri datang untuk membantu truk melanjutkan perjalanan di tanjakan yang dikenal cukup berat tersebut.

Meski telah mendapat bantuan, upaya itu tidak berhasil. Truk kembali kehilangan tenaga, lalu bergerak mundur tanpa dapat dikendalikan hingga keluar dari badan jalan sebelum akhirnya terjun ke jurang.

"Ketika sedang dibantu oleh anak tikuang, truk kembali tidak kuat menanjak. Kendaraan lalu mundur dan masuk ke dalam jurang," jelas Oyon.

Muhammad Fajri yang berada di dalam kendaraan saat kejadian mengalami himpitan badan truk setelah kendaraan jatuh ke dasar jurang. Luka berat yang dideritanya membuat korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan kecelakaan terjadi di ruas jalan beton dengan kontur menanjak.

Arus kendaraan saat itu dilaporkan tidak terlalu padat, sementara rambu-rambu lalu lintas telah tersedia.

Meski demikian, pencahayaan di kawasan tersebut tergolong minim sehingga kondisi jalan cukup gelap pada malam hari.

Benturan keras akibat jatuh ke dasar jurang menyebabkan truk tangki mengalami kerusakan berat.

Berita Lainnya

Baca juga: Pramono Luncurkan Sistem Prediksi Polusi Udara Jakarta, Warga Bisa Cek Kondisi Tiga Hari ke Depan

Baca juga: Setiap Hari 4 Juta Orang Serbu Jakarta, Gubernur Pramono Sebut Arus Komuter Jadi Biang Kemacetan

Baca juga: Gubernur Pramono Siapkan Tiga Flyover Baru di Jakarta, Pejompongan hingga Bintaro Masuk Prioritas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.