Anak Krakatau Siaga, Warga Pulau Sebesi Diminta Tetap Tenang
taryono July 03, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda mengalami peningkatan signifikan pada Kamis (2/7/2026) siang.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status gunung tersebut resmi dinaikkan menjadi Level III (Siaga).

Baca juga: Dosen FH Unila Soroti Pembunuhan Tapir di Mesuji sebagai Kejahatan Lingkungan

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi, membenarkan adanya peningkatan status tersebut. 

Ia meminta masyarakat di sekitar kawasan GAK untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi seluruh rekomendasi PVMBG.

Menindaklanjuti kondisi itu, Pemerintah Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, mengimbau warga tetap tenang namun waspada. 

Kepala Desa Tejang Pulau Sebesi, Syamsiar, mengatakan hingga saat ini aktivitas warga masih berjalan normal dan belum ada instruksi evakuasi.

“Warga cuma kita imbau untuk waspada saja, belum sampai ke arah evakuasi,” kata Syamsiar, Jumat (3/7/2026).

Ia juga mengingatkan para nelayan agar tidak beraktivitas terlalu dekat dengan kawasan Gunung Anak Krakatau demi keselamatan.

“Untuk nelayan juga kita imbau supaya jangan terlalu dekat dengan GAK,” ujarnya.

Sementara itu, Chandra, warga Pulau Sebesi yang juga pemilik kapal penyeberangan rute Dermaga Canti–Pulau Sebesi dan sekitarnya, menyebut kondisi di wilayahnya masih aman.

“Nggak ada suara, aman di Sebesi,” kata Chandra.

PVMBG dalam laporan pengamatan periode 3 Juli 2026 pukul 00.00–06.00 WIB mencatat Gunung Anak Krakatau terlihat jelas hingga tertutup kabut 0–III. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang teramati mencapai ketinggian 10–100 meter di atas puncak.

Pada malam hari, juga terpantau sinar api dari pusat kawah. Aktivitas kegempaan tercatat meliputi empat kali gempa Hybrid/Fase Banyak, satu kali gempa Vulkanik Dangkal, serta tremor menerus dengan amplitudo dominan 2 milimeter.

PVMBG menegaskan status Gunung Anak Krakatau tetap pada Level III (Siaga) dan merekomendasikan masyarakat, wisatawan, maupun nelayan untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.