Minta Teman Jemput Pacar, Remaja 15 Tahun Diduga Menceburkan Diri ke Sungai Bengawan Solo
deni setiawan July 03, 2026 02:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Aksi nekat menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo kembali terjadi.

Lokasi kejadian berada tepat di bawah Jembatan Jurug.

Korban yang saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan adalah seorang remaja berusia 15 tahun warga Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Belum diketahui motif atau maksud korban menceburkan diri.

Baca juga: Kasus Pertama di Jateng, Polisi Bongkar Peredaran Salep Ganja Rp700 Ribu dari Thailand

Seorang remaja berusia 15 tahun asal Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo pada Jumat (3/7/2026) dini hari.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di bawah Jembatan Jurug.

Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 01.00.

Korban diketahui bernama Mikael (15), warga Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat korban meminta temannya, Denish (16) mengantarkannya ke bawah Jembatan Jurug untuk menemui sang kekasih.

Sesampainya di lokasi, korban meminta Denish menjemput pacarnya yang berada di atas jembatan.

Namun ketika Denish kembali bersama pacar korban ke lokasi semula, Mikael sudah tidak berada di lokasi.

Di sana, saksi hanya menemukan satu telepon genggam, dompet, dan sepasang sandal milik korban di tepi Sungai Bengawan Solo.

Mengetahui kondisi tersebut, para saksi segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Jaten.

Laporan juga diteruskan ke Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Surakarta serta BPBD Kabupaten Karanganyar agar dilakukan asesmen dan pencarian.

Humas Basarnas Pos SAR Kota Surakarta, Yohan Tri Anggoro mengatakan, puluhan personel SAR gabungan diterjunkan untuk mencari keberadaan korban yang diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo.

"Saat ini kami masih mencari keberadaan survivor yang diduga menyebur setelah ditemukan barang-barang survivor di pinggir sungai Bengawan Solo," kata Yohan. (*)

Sumber TribunSolo.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.