Oknum Polisi di Tegal Aniaya Istri Siri hingga Cekoki Sabu, Hotman Paris Turun Tangan
khoirul muzaki July 03, 2026 03:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, Viral di media sosial Instagram unggahan pengacara kondang @hotmanparisofficial yang membagikan video berdurasi 1 menit lebih 11 detik sekira 11 jam yang lalu. 


Dalam unggahan tersebut memperlihatkan tim Hotman 911 mendampingi seorang perempuan menuju sebuah rumah sakit untuk mendapat penanganan. 


Dalam postingan tersebut disertai caption atau keterangan yang menjelaskan singkat kronologi dalam video. 


Diterangkan dalam caption unggahan video Hotman Paris, kasus viral terbaru ditangani Hotman 911 Pelaku oknum Polisi. 


Kronologi tahun 2023-2024 awal perkenalan korban dengan pelaku dikenalkan oleh teman berinisial V.


Awal kenal korban mengetahuinya pelaku duda dan bukan anggota Polisi. 


Setelah perkenalan sampai akhirnya awal tahun 2024 korban dinikahi secara siri, dan setelah adanya pernikahan tersebut baru ada penganiayaan disebabkan cekcok mengimbangi sex pelaku. 


Kadang ada perlakuan menyimpang dari pelaku yang meminta berhubungan sex lebih dari satu perempuan. 


Selain itu kadang aktivitas tersebut direkam menggunakan cctv yang mana anak pelaku suka mengancam akan menyebarkan cctv tersebut serta sex menyimpang lainnya. 


Awal menikah korban baru mengetahui bahwa pelaku memakai sabu dan pelaku bilang untuk pemakaian sendiri. 


Awalnya korban hanya diam, sampai pada awal tahun 2025 korban disuruh meracik atau membuat sabu dan salah satu bahan bakunya ada air keras. 


Selama dua tahun korban dicekoki sabu dan tidak bisa keluar dari kontrakan. 


Tahun 2025 korban disuruh meracik sabu dan juga memasaknya agar menjadi sebuah sabu, namun pada September 2025 ada penyiraman air keras kepada korban yang mengakibatkan luka bakar 47 persen. 


Lokasi penyiraman air keras di Kalipucang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. 


Anak dari terduga pelaku juga mengancam untuk menyebarkan data-data video asusila korban bersama pelaku yang kejadiannya di Kalipucang. 


Setelah kejadian penyiraman, korban diberi pasta gigi, dilap kain kering dan pelaku langsung membereskan semua barang bukti kemudian membawa korban ke RS Pelabuhan Cirebon dengan alasan ke pihak RS korban terkena tabung gas. 


Dalam unggahan Hotman Paris juga menyebutkan pelaku inisial N, pekerjaan Polisi di Polres Tegal tepatnya Reskrim.


Sedangkan korban atas nama Meta. 


Postingan tersebut langsung viral dan mendapat atensi dari warganet bisa dilihat dari jumlah suka 9.514, komentar 570, bagikan ulang 545 dan share story 432. 


Dalam postingan menyebut pelaku merupakan anggota Reskrim Polres Tegal, Tribunjateng.com mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut pada Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing. 


AKP Luis menegaskan terkait informasi yang menyebut terduga pelaku merupakan anggota Reskrim Polres Tegal dipastikan tidak benar.


Hal itu disampaikan AKP Luis saat dikonformasi wartawan di Ruang Gelar Perkara "Setia" Satreskrim Polres Tegal didampingi Kasi Humas Polres Tegal Ipda Komarudin, Jumat (3/7/2026). 


"Kami tegaskan yang bersangkutan bukan dari anggota Polres Tegal melainkan anggota Polres Tegal Kota. Tidak ada keterkaitan dan tidak benar bahwa merupakan anggota Reskrim Polres Tegal," tegas AKP Luis, pada Tribunjateng.com. 


Kembali, AKP Luis menegaskan bahwa tidak ada anggota Satreskrim Polres Tegal yang berinisial N. 


Adapun yang bersangkutan (pelaku) merupakan anggota Polres Tegal Kota. 


"Saya yakinkan tidak ada di Satreskrim Polres Tegal anggota yang inisal nama depannya N," pungkasnya. (dta) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.