TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - SMKN 2 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih kekurangan calon siswa baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Sekolah yang berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia ini memiliki 14 jurusan.
Di antaranya Teknik Perawatan Gedung, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan, Teknik Konstruksi dan Perumahan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.
Lalu, Teknik Permesinan, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Alat Berat, Teknik Pengelasan, Teknik Audio Video, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin, Teknik Geomatika, dan Teknik Elektronika Industri.
Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa mengatakan dari kuota 720 siswa yang disediakan, jumlah pendaftar hingga penutupan pendaftaran pada 1 Juli 2026 baru mencapai sekitar 298 orang.
Baca juga: Pembangunan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan Masuki Tahap Akhir, Mobilisasi Siswa Baru Juli 2026
Sehingga jumlah pendaftar tahun ini jauh di bawah target yang telah ditetapkan, karena masih ada 422 kuota.
“Pendaftar tahun ini jauh dari harapan karena mengalami penurunan dibanding target yang kami siapkan,” kata Mustapa saat diwawancara, Jumat (3/7/2026).
Ia menyampaikan seluruh jurusan sebenarnya telah memiliki pendaftar.
Hanya saja, sebagian besar belum memenuhi kapasitas setiap rombongan belajar.
Dalam satu rombel, daya tampung maksimal mencapai 36 siswa, tetapi ada jurusan yang pendaftarnya hanya sekitar 20 orang, bahkan ada yang baru memperoleh 11 pendaftar.
Adapun jurusan yang masih sedikit peminatnya yakni Teknik Perawatan Gedung, Teknik Konstruksi dan Perumahan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan.
Kemudian, Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin, Teknik Geomatika, serta Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan.
“Jadi kami akan membuka kembali kesempatan bagi calon siswa yang belum diterima di sekolah lain maupun yang belum sempat mengikuti pendaftaran sebelumnya,” tuturnya.
Pendaftaran tahap ke dua kata Mustapa melalui pengisian kursi kosong, yang akan berlangsung pada 9 Juli 2026 secara offline di SMKN 2 Kendari.
Calon siswa cukup membawa dokumen persyaratan, seperti ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga (KK), serta berkas pendukung lainnya.
Ia meminta calon siswa agar memanfaatkan kesempatan tersebut karena lulusan SMKN 2 Kendari dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
“Di sini siswa akan dibekali keterampilan sesuai bidangnya agar siap bekerja setelah lulus. Kami juga mendorong mereka memiliki kemampuan untuk berwirausaha,” ujarnya.
SMKN 2 Kendari saat ini telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan sebagai mitra pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL).
Perusahaan tersebut berasal dari wilayah Kota Kendari hingga berbagai daerah lain, baik skala kecil maupun besar, sehingga memberikan lebih banyak pilihan tempat praktik bagi para siswa.(*)
(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)