Waspada! Ada Lubang Dalam di Jalan Menuju Wisata Desa Napal Jungur Seluma
Hendrik Budiman July 03, 2026 03:54 PM

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono

TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Pengendara yang melintasi ruas jalan menuju Desa Napal Jungur, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, terdapat lubang berukuran cukup dalam di badan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Lubang tersebut berada tepat setelah simpang menuju area bekas kuari milik mantan Bupati Seluma, Murman Efendi, atau sebelum memasuki Desa Napal Jungur.

Kondisi jalan yang berada di tikungan tajam membuat keberadaan lubang tersebut sulit terlihat oleh pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Warga Desa Napal Jungur, Herwan mengatakan masyarakat secara swadaya telah memasang batang pohon pisang untuk menutup lubang tersebut. Serta sebagai tanda agar pengendara lebih waspada.

"Sudah dipasang pohon pisang sebagai penanda supaya pengendara tahu ada lubang. Apalagi lokasinya berada di tikungan, jadi cukup berbahaya kalau tidak hati-hati," kata Herwan kepada Tribunbengkulu.com Jum'at siang (3/7/2026). 

Lubang yang berada persis di tengah badan jalan tersebut memiliki kedalaman yang dapat membahayakan pengendara sepeda motor maupun mobil jika tidak segera dihindari.

Karena itu, warga berharap pengguna jalan mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi tersebut, terutama ketika hujan atau pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.

"Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar memperlambat laju kendaraan. Jangan ngebut karena posisi lubangnya berada setelah tikungan," ujarnya.

Selain memberikan tanda menggunakan pohon pisang, Herwan juga berharap Pemkab Seluma melalaui dinas terkait segera melakukan perbaikan agar kondisi jalan kembali aman dilalui.

Herwan menilai perbaikan perlu segera dilakukan mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses yang setiap hari digunakan warga menuju Desa Napal Jungur maupun desa-desa lainnya di Kecamatan Lubuk Sandi.

"Selama lubang tersebut belum diperbaiki. Kami imbau masyarakat atau pengendara tetap berhati-hati saat melintas di lokasi jalan tersebut," sampai Herwan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.