TRIBUNTRENDS.COM - Seorang pria bernama Handoyo (34), warga asal Jakarta Timur, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Jalan Patih Nambi Utara, Banjar Tulang Ampian, Ubung Kaja, Denpasar Utara, Bali, pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 08.30 WITA.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan tubuh yang telah kaku dan membiru.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian pria berusia 34 tahun tersebut.
Baca juga: Lokasi Lengkap Nobar Pildun 2026 di Jembrana, Tabanan, Karangasem, Klungkung, Bali & Buleleng Bali
Dikutip dari Tribun Bali pada 3 Juni 2026, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan peristiwa ini pertama kali diketahui setelah seorang anak tetangga kos mendengar telepon genggam korban terus berbunyi tanpa ada respons dari dalam kamar.
Namun, meski telah beberapa kali dipanggil dari luar, tidak ada jawaban dari dalam kamar.
Karena merasa curiga, Theresia mendekati kamar korban dan terkejut saat mendapati Handoyo sudah terbujur kaku.
Baca juga: 12 Titik Nobar Piala Dunia 2026 di Gianyar Bali, Bisa Nonton di Supermarket, Ini Daftar Lengkapnya!
Polisi mengungkapkan, posisi korban saat ditemukan cukup janggal.
Bagian atas tubuh korban berada di atas tempat tidur, sedangkan bagian bawah tubuhnya terjatuh ke lantai.
Ketika ditemukan, korban hanya mengenakan kaos dalam berwarna putih dan celana pendek jeans biru.
Setelah memastikan kondisi korban, Theresia segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kos, I Wayan Mar Hendra (62).
Petugas kepolisian bersama tim terkait kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah.
Baca juga: MBG Libur, Warga Buleleng Bali Lebih Hemat Karena Harga Bahan Pokok Turun, di Kantor DPRD Demo
Suheri (44), sahabat dekat korban yang mengaku sudah menganggap Handoyo seperti keluarga sendiri, mengaku syok mendengar kabar meninggalnya korban.
Menurutnya, pertemuan terakhir dengan Handoyo terjadi pada Selasa (30/6/2026). Saat itu, kondisi korban terlihat sehat dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami gangguan kesehatan.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Handoyo masih menjadi misteri. Polisi belum dapat memastikan apakah korban meninggal karena sakit atau ada faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
Jenazah korban telah dievakuasi oleh petugas ambulans BPBD Kota Denpasar ke Kamar Jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(TribunTrends/Talitha)