TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Simak nih, inilah jadwal Pesta Kesenian Bali (PKB) pada hari Sabtu 4 Juli 2026 yang akan dimulai dengan Pergelaran Mandolin dan Gamelan Penting, Sanggar Seni Neo Nolin.
PKB akan dimulai dengan Rekasadana (Pergelaran) Mandolin dan Gamelan Penting, Sanggar Seni Neo Nolin dan diakhiri dengan Rekasadana (Pergelaran) Wayang Cupak, Sanggar Wangked.
Berikut jadwal resmi Pesta Kesenian Bali ke 48 tahun 2026 yang dilansir dari laman resmi PKB Bali.
Perhelatan:
Rekasadana (Pergelaran) Mandolin dan Gamelan Penting, Sanggar Seni Neo Nolin dengan Komunitas Seni Wasesa Ananta, Kabupaten Karangasem
Baca juga: Lestarikan Tradisi di PKB 2026, Bupati Adi Arnawa Janjikan Ruang Tampil Rutin Bagi Seniman Badung
Lokasi:
Kalangan Angsoka
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 15:00 - Selesai
Perhelatan:
Bali World Culture Celebration (BWCC): Rekasadana (Performance) Barongsai, Yayasan Perguruan Kesenian Liong/ Naga dan Barongsai
Lokasi:
Kalangan Madya Mandala
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 16:00 - Selesai
Baca juga: Mahasiswa Seoul Institute of the Arts Tampil di PKB, Sajikan Teater Topeng Tradisional Korea
Perhelatan:
Bali World Culture Celebration (BWCC): Rekasadana (Performance) Balinese Dance, Gamelan Dharma Swara, New York, USA
Lokasi:
Gedung Ksirarnawa
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 17:00 - Selesai
Perhelatan:
Utsawa (Parade) Janger Tradisi Remaja, Sekaa Janger Br. Pegok, Desa Adat Sesetan, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Duta Kota Denpasar
Lokasi:
Kalangan Ayodya
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 19:00 - Selesai
Baca juga: Jejak Maestro Lotring Hidup Kembali, Rekonstruksi Gamelan Tua Kuta Memukau di PKB 2026
Perhelatan:
Rekasadana (Pergelaran) Tari Kolosal, SMK Negeri 1 Kasihan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Lokasi:
Panggung Terbuka Ardha Candra
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 19:30 - Selesai
Perhelatan:
Rekasadana (Pergelaran) Wayang Cupak, Sanggar Wangked, Br. Ked, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar
Lokasi:
Depan Gedung Kriya
Waktu:
Sabtu, 4 Jul 2026, 19:30 – Selesai
MAKNA TEMA PKB 2026
Hal ini diharapkan mampu merefleksikan upaya pemuliaan jiwa manusia menuju keadaan yang paripurna, jernih, dan suci.
Dalam perspektif kosmologi Bali, Atma Kertih dimaknai sebagai proses penyucian dan peneguhan kualitas batin manusia agar selaras dengan nilai-nilai kebenaran, kebijaksanaan, dan harmoni semesta.
Melalui tema ini, Pesta Kesenian Bali menegaskan peran seni dan budaya sebagai medium spiritual sekaligus ekspresi estetika yang menuntun manusia pada kesadaran diri yang luhur (sidha parisudha), yakni jiwa yang telah mencapai kemurnian melalui olah rasa, cipta, dan karsa.
Dengan demikian, karya-karya seni yang dihadirkan tidak hanya menjadi perayaan kreativitas, tetapi juga menjadi ruang refleksi kultural yang meneguhkan martabat manusia Bali dalam menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis kehidupan. (*)