Jakarta (ANTARA) - Sekjen Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) Nirmala Dewi mengatakan delapan aturan baru dibuat ntuk menjawab tantangan perkembangan bola basket terkini berdasarkan hasil rapat pleno di Jakarta.
"Delapan dari 10 peraturan terbaru itu untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dalam perkembangan bola basket saat ini," kata dia pada Jumat.
Nirmala menjelaskan, kedelapan aturan baru itu adalah mengatur penyelenggaraan kegiatan bola basket 5on5, tenaga keolahragaan bola basket 5on5, minibasket, penyelenggaraan kegiatan dan pengelolaan tenaga keolahragaan bola basket 3x3, serta perpindahan olahragawan.
Sementara, salah satu aturan lama yang diperbarui adalah aturan mengenai etik dan disiplin.
Dalam rapat itu, pengaturan mengenai etik dan disiplin dipisahkan ke dalam dua peraturan yang berdiri sendiri.
Pemisahan tersebut dilakukan agar proses penelaahan dan penanganan kasus dapat dilakukan secara lebih spesifik, baik terhadap dugaan pelanggaran kode etik maupun pelanggaran kode disiplin.
Dia mengatakan, proses persiapan, pembahasan, dan pengesahan telah dilakukan maksimal oleh pengurus pusat.
Dia berharap semua aturan yang disahkan bisa membawa perubahan yang lebih konstruktif.
Delapan di antara 10 aturan organisasi yang dibahas dan disahkan dalam Rapat Pleno DPP Perbasi di Kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta, Kamis (2/7), merupakan aturan baru, sedangkan dua sisanya penyempurnaan dari peraturan lama.





