PT Sarana Bandar Nasional Targetkan Efisiensi Biaya Logistik Hingga 15 Persen
Titis Jati Permata July 03, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA - PT Sarana Bandar Nasional (SBN) menargetkan efisiensi biaya logistik hingga sekitar 15 persen, melalui pengoperasian Depo Kalimas Kota Surabaya Jawa Timur.

Depo yang berada di Jalan Kalimas Baru, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya, diklaim dapat menambah kapasitas layanan logistik.

Fasilitas baru disiapkan untuk memperkuat layanan logistik, khususnya proses Stuffing dan Stripping kontainer, Kamis (3/7/2026) siang.

Arus Peti Kemas di Surabaya

Direktur Utama PT Sarana Bandar Nasional, Sukendra mengatakan, berdasarkan data terakhir, arus peti kemas di wilayah Kota Surabaya sekitar 8.000 sampai 10.000 kontainer, per tahun.

“Tentunya ini seiring akan terjadi peningkatan. Apalagi nanti kalau ada kapal baru kami datang, maupun untuk tol laut juga akan menambah satu trayek, sehingga memang sangat dibutuhkan perluasan depo,” ujar Sukendra.

Baca juga: Arus Peti Kemas TPS Sepanjang Februari Naik 1,36 Persen Dibanding Januari

Ia menambahkan, kapal kapal baru dari PT PELNI sudah didesain bukan hanya untuk membawa penumpang, tapi juga muat kontainer.

“Persiapan depo sangat dibutuhkan, bagi konsumen dalam Stuffing dan Stripping. Kalau misalnya masih kurang, nanti kami akan cari lagi dan akan berkoordinasi dengan Pelindo untuk dapat diberikan tempat yang lebih baik,”imbuhnya.

Tekan Biaya Logistik Hingga 15 Persen

Sukendra meyakini, keberadaan Depo Kalimas bisa membantu meringankan beban pekerjaan Depo Prapat, yang dapat melayani lima kapal tol laut dan kapal kapal penumpang.

“Ketika kapal tol laut bersamaan, dua kapal akan diberangkatkan, tentunya kami butuh tempat yang sangat luas,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Depo Kalimas diklaim dapat menekan biaya logistik sampai 15 persen. 

Terlebih lagi konsumen kerap dikeluhkan dengan ongkos sewa armada truk, demi memindahkan barang ke suatu tempat.

“Depo ini tempat mengisi muatan dan membongkar muatan. Nah, kalau dari sini nanti sudah dilakukan pemuatan, kontainer yang mengisi ini akan geser ke dekat kapal, di Mirah. Dari situ baru naik ke kapal,” paparnya.

Depo Kalimas Jadi Andalan Baru

Sukendra berharap, Depo Kalimas menjadi andalan baru, dalam memberikan berdampak positif bagi perekonomian dan perdagangan ke seluruh wilayah Indonesia.

Terlebih lagi letak Depo Kalimas tidak jauh dari kawasan pelabuhan, serta dapat memangkas biaya yang timbul.

“Kami tidak bisa membuat depo jauh dari pelabuhan. Nantinya ada biaya yang cukup tinggi sehingga akan membebani konsumen,” tandas Sukendra.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.