Adu Harga dan Spesifikasi Samsung A57 5G vs Samsung A56 5G, Perlukah Upgrade?
Dedy Qurniawan July 03, 2026 06:03 PM

BANGKAPOS.COM - Samsung Galaxy A57 5G resmi mengukuhkan posisinya sebagai gawai kelas menengah andalan terbaru dari sang raksasa teknologi asal Korea Selatan di pasar Indonesia tahun ini.

Smartphone mutakhir ini dipasarkan di tanah air dengan harga penawaran mulai dari Rp 7.599.000.

Peluncuran Galaxy A57 5G secara otomatis langsung menggeser posisi sang pendahulu, Galaxy A56 5G, yang saat ini jamak ditemui di kisaran harga Rp 6 jutaan.

Bila dicermati secara sekilas, rupa dan visual kedua perangkat premium ini memang terlihat sangat identik.

Keduanya terpantau masih berbagi kemiripan spesifikasi dasar, mulai dari adopsi layar dengan refresh rate mencapai 120 Hz, lensa kamera utama beresolusi 50 MP, hingga kapasitas daya baterai yang menyentuh angka 5.000 mAh.

Akan tetapi, jika kita membedahnya secara lebih mendalam, Galaxy A57 5G sejatinya menyuguhkan sederet lompatan teknologi yang cukup signifikan.

Peningkatan tersebut mencakup pembaruan estetika desain, efisiensi chipset, hingga jaminan sertifikasi ketahanan terhadap infiltrasi debu dan air.

Mari kita ulas secara ringkas perbedaan mendasar di antara kedua ponsel pintar ini.

1. Desain Lebih Tipis dan Estetika Premium

Aspek visual dan kenyamanan genggam menjadi diferensiasi paling kentara yang langsung disuguhkan oleh suksesor ini.

Galaxy A57 5G kini mengadopsi material bingkai logam (frame metal) berkilau yang dipadukan dengan ketebalan bodi super ramping, yakni hanya 6,9 mm.

Bobot perangkat ini pun berhasil dipangkas secara substansial menjadi hanya sebesar 179 gram saja.

Konstruksi fisik tersebut tentu jauh lebih kompak jika dikomparasikan dengan Galaxy A56 5G yang masih memiliki ketebalan bodi 7,4 mm serta bobot mencapai 198 gram.

Bukan sekadar menawarkan dimensi yang lebih ramping dan berbobot ringan, Galaxy A57 5G juga dibekali dengan peningkatan proteksi fisik yang mumpuni.

Ponsel generasi terbaru ini kini telah mengantongi sertifikasi IP68 resmi, sementara seri Galaxy A56 5G sebelumnya masih tertahan pada standarisasi IP67.

Berkat peningkatan standarisasi proteksi ini, Galaxy A57 5G memiliki ketahanan yang jauh lebih aman saat tidak sengaja terpapar air atau bahkan ketika tenggelam di dalam air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama durasi 30 menit.

2. Dapur Pacu Baru dengan Dukungan AI yang Lebih Responsif

Sektor performa internal juga tidak luput dari perhatian Samsung dalam memutakhirkan lini Galaxy A57 5G ini.

Jantung mekanis gawai ini sekarang ditenagai oleh prosesor Exynos 1680 berbasis arsitektur fabrikasi 4 nm yang dikombinasikan dengan pengolah grafis GPU Xclipse 550.

Di sisi lain, seri Galaxy A56 5G masih mengandalkan performa dari chipset Exynos 1580 yang disandingkan dengan unit GPU Xclipse 540.

Lompatan performa pada Galaxy A57 5G juga kian disempurnakan oleh kapabilitas pemrosesan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Berkat dukungan komponen NPU teranyar, pemrosesan kecerdasan buatan pada ponsel ini diklaim mampu menyentuh performa hingga 19,6 TOPS (trillion operations per second), sehingga eksekusi berbagai fitur pintar dapat berjalan jauh lebih instan.

Guna mengimbangi performansi tinggi tersebut, Samsung turut mengintegrasikan sistem pendingin berupa vapor chamber dengan dimensi yang lebih masif.

Kehadiran komponen pendingin internal ini berfungsi krusial untuk menjaga stabilitas suhu perangkat agar tetap dingin, bahkan saat pengguna sedang menguji coba gim berat atau menjalankan aplikasi dengan beban kerja yang intensif.

3. Layar Tetap Melaju di 120 Hz, Namun Membawa Panel Baru

Apabila menilik ke sektor visual layar, kedua gawai cerdas ini sebenarnya tidak memperlihatkan jurang pemisah yang terlalu lebar.

Baik Galaxy A57 5G maupun Galaxy A56 5G sama-sama dibekali dengan bentang layar seluas 6,7 inci yang sudah mendukung laju penyegaran mulus sebesar 120 Hz.

Titik pembeda utamanya terletak pada jenis komponen panel yang diadopsi, di mana Samsung Galaxy A57 5G kini telah bermigrasi menggunakan panel mutakhir Super AMOLED Plus.

Teknologi panel baru ini menjanjikan visualisasi yang sedikit lebih benderang sekaligus memiliki tingkat efisiensi konsumsi daya yang lebih hemat dibandingkan panel Super AMOLED standar milik Galaxy A56 5G.

Terlepas dari perbedaan panel tersebut, detail spesifikasi teknis layar pada kedua perangkat ini terbilang kembar identik.

Keduanya kompak menyajikan resolusi tajam Full HD Plus (1.080 x 2.340 piksel), mampu memancarkan tingkat kecerahan puncak (peak brightness) hingga 1.200 nits, serta telah dibentengi oleh lapisan kaca proteksi tangguh Corning Gorilla Glass Victus+.

Melengkapi kenyamanan aksesibilitas pengguna, sektor layar pada Galaxy A57 5G maupun Galaxy A56 5G juga telah mengintegrasikan sensor pemindai sidik jari futuristik di bawah permukaan layar (under-display fingerprint scanner).

4. Konfigurasi Kamera yang Masih Identik

Beralih ke sektor pencitraan dan dokumentasi gambar, konfigurasi lensa mekanis yang diusung oleh kedua ponsel ini masih mengadopsi formula yang serupa.

Galaxy A57 5G dan Galaxy A56 5G tercatat kompak mengandalkan susunan kamera belakang yang terdiri atas lensa utama 50 MP, sensor sudut lebar (ultrawide) 12 MP, serta kamera mikro (macro) berkekuatan 5 MP.

Kebutuhan swafoto pengguna juga diakomodasi oleh lensa kamera depan yang memiliki resolusi setara, yakni sebesar 12 MP.

Kendati konfigurasi di atas kertas terlihat tidak mengalami perubahan, Samsung menegaskan bahwa aspek pemrosesan gambar pada Galaxy A57 5G telah ditingkatkan.

Ponsel teranyar ini mendapatkan sentuhan optimalisasi pada komponen ISP (Image Signal Processor), pembaruan fitur fotografi malam (Nightography), serta integrasi AI yang diklaim mampu memproduksi kualitas visual foto malam hari dengan tingkat kejernihan dan detail warna yang jauh lebih matang.

5. Kapasitas Baterai Konsisten di Angka 5.000 mAh

Bicara mengenai ketahanan operasional sehari-hari, kedua perangkat kelas menengah ini masih mempercayakan pasokan dayanya pada sel baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Proses pengisian daya listrik gawai ini disalurkan melalui konektivitas port USB-C yang sudah kompatibel dengan teknologi pengisian daya super cepat (fast charging) berdaya 45 watt.

Melalui dukungan pengisian daya cepat tersebut, pengguna dapat memulihkan kondisi baterai smartphone dari posisi kosong hingga terisi sebanyak 65 persen hanya dalam kurun waktu 30 menit saja.

6. Selisih Harga Berada di Kisaran Rp 1 Jutaan

Samsung Galaxy A56 5G dan Galaxy A57 5G sama-sama disodorkan ke hadapan konsumen dalam tiga opsi kombinasi kapasitas memori penyimpanan yang serupa.

Sebagai perangkat penerus yang mengusung variasi fitur baru, banderol harga resmi Galaxy A57 5G terpantau dipasang sekitar Rp 1,4 juta hingga Rp 1,8 juta lebih tinggi dibandingkan dengan harga awal peluncuran Galaxy A56 5G di tanah air.

Berikut ini merupakan rincian perbandingan harga retail resmi untuk kedua perangkat tersebut di pasar Indonesia.

Harga Resmi Samsung Galaxy A57 5G:

  • Varian RAM 8 GB / ROM 128 GB: Rp 7.599.000
  • Varian RAM 8 GB / ROM 256 GB: Rp 8.299.000
  • Varian RAM 128 GB / ROM 256 GB: Rp 8.999.000

Harga Rilis Samsung Galaxy A56 5G (Saat Pertama Diluncurkan):

  • Varian RAM 8 GB / ROM 128 GB: Rp 6.199.000
  • Varian RAM 8 GB / ROM 256 GB: Rp 6.699.000
  • Varian RAM 12 GB / ROM 256 GB: Rp 7.199.000

Merujuk pada ketersediaan unit di pasar saat ini, stok untuk perangkat Galaxy A56 5G terpantau sudah habis atau tidak lagi tersedia pada halaman situs penjualan resmi Samsung Indonesia.

Meskipun demikian, sisa-sisa unit baru dari gawai generasi terdahulu tersebut kemungkinan besar masih dapat diburu melalui platform marketplace daring ataupun gerai retail luring pihak ketiga.

Kesimpulan: Perlukah Upgrade?

Keputusan untuk melakukan upgrade dari Galaxy A56 5G ke Galaxy A57 5G sangat bergantung pada prioritas kebutuhan harian Anda.

Jika Anda mendambakan kenyamanan gawai dengan bodi yang jauh lebih tipis dan ringan, proteksi air IP68 yang lebih tangguh, serta efisiensi performa AI dari chipset 4 nm yang lebih matang, maka beralih ke Galaxy A57 5G merupakan langkah yang sangat logis.

Namun, apabila Anda merasa aspek ketebalan bodi bukan masalah utama, dan performa kamera serta ketahanan baterai 5.000 mAh pada perangkat yang sekarang dirasa masih sangat mumpuni, maka mempertahankan Galaxy A56 5G untuk saat ini juga masih menjadi pilihan yang bijak. (Sumber : Kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.