TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN – Menikmati kuliner hangat di tengah sejuknya Kota Hujan menjadi pilihan yang pas untuk menghangatkan tubuh.
Bagi masyarakat atau wisatawan yang bosan dengan menu mainstream, semangkuk kembang tahu tradisional berkuah jahe manis bisa menjadi alternatif yang tepat.
Salah satu destinasi kuliner legendaris di Bogor yang patut dikunjungi adalah Kembang Tahu Pakuan Tajur.
Kedai gerobakan ini bukan tempat kuliner biasa karena sudah eksis melayani pelanggan sejak tahun 1981.
Kuliner kembang tahu sendiri merupakan makanan adaptasi yang dibawa oleh imigran Tionghoa ke Indonesia sejak abad ke-19, di mana versi aslinya di Tiongkok dikenal sebagai sup gurih bernama douhua atau tauhue.
Di Nusantara, hidangan ini dimodifikasi menggunakan kuah jahe manis agar sesuai dengan selera lokal.
Konsistensi rasa tradisional yang dijaga selama lebih dari empat dekade membuat tempat ini bertahan melintasi generasi.
Usaha kuliner ini dirintis oleh Tono bersama orang tuanya setelah mereka memutuskan merantau dari Cirebon ke Kota Bogor.
Tono mengisahkan bahwa ia mengawali usaha ini dari nol dengan belajar langsung dari orang tuanya.
Pada masa awal beroperasi di tahun 1981, mereka menjajakan kembang tahu secara keliling menggunakan pikulan di kawasan Baranangsiang.
"Kan dulu ini warisan orang tua. Saya jualan dari tahun 1981 diajarin sama orang tua," ujarnya.
Perjuangan mereka terbilang tidak main-main demi mencari pelanggan di tanah rantau.
Tono dan orang tuanya bahkan pernah membawa dagangan pikulan mereka naik kereta api untuk berjualan hingga ke wilayah Sukabumi, di mana seluruh dagangan mereka habis terjual hanya dalam waktu dua jam.
Setelah bertahun-tahun memikul dagangan berpindah-pindah tempat, mereka akhirnya memutuskan untuk menetap dan beralih menggunakan gerobak sejak tahun 2011.
Mengusung resep turun-temurun, kembang tahu di tempat ini memiliki karakteristik yang berbeda dari kembang tahu pasaran.
Baca juga: Belum ke Bogor Kalau Belum Coba 5 Kuliner Legendaris Ini, Mulai dari Bakso Hingga Es Bir Kotjok
Ketika mayoritas kembang tahu cenderung mudah hancur saat disendok, Kembang Tahu Pakuan Tajur memiliki tekstur yang sangat halus, padat, namun tetap lembut saat menyentuh lidah.
Keunikan rasa hangat pekat tanpa getir berlebihan berasal dari formula khusus bahan baku utama kuahnya.
Tono memadukan dua jenis jahe sekaligus, yaitu jahe emprit dan jahe merah.
Air rebusan jahe tersebut kemudian dipadukan dengan gula aren murni asli yang dicairkan bersama daun pandan serta sedikit serai sebagai penyeimbang aroma.
Menu yang paling diburu oleh para pelanggan setia maupun wisatawan luar kota di kedai ini adalah varian Kembang Tahu Komplit.
Menu andalan ini menyajikan perpaduan antara kelembutan kembang tahu tradisional dengan isian wedang ronde yang melimpah dalam satu porsi.
Selain itu, kedai gerobakan ini juga menyediakan menu Wedang Ronde polos dan Susu Jahe hangat.
Seluruh varian menu yang ditawarkan di Kembang Tahu Pakuan Tajur dibanderol dengan harga yang sama, yaitu Rp10.000 saja per porsi.
Harga tersebut dapat ditekan secara kompetitif karena seluruh proses pengolahan bahan baku dilakukan secara mandiri oleh Tono setiap harinya.
Dengan formula rasa yang terjaga dan harga yang ekonomis, kedai ini secara konsisten mampu menjual hingga 100 mangkuk kembang tahu setiap harinya.
Bagi pengunjung yang ingin mencicipi kuliner legendaris ini, Kembang Tahu Pakuan Tajur terletak di dalam kawasan pemukiman warga.
Alamat lengkapnya berada di Komplek Perumahan Pakuan (Perumahan Pakuan 1), tepatnya di Jalan Wijaya Kusuma No. 9, RT 03/RW 07, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kedai gerobak kembang tahu ini beroperasi pada malam hari dengan jadwal sebagai berikut:
(Rafi Raditya/Universitas Pakuan)