Gelaran Akbar Pecinta Kopi Tanah Air, Jogja Coffee Week 6 Kembali Bergulir September 2026 ​
Joko Widiyarso July 03, 2026 07:14 PM

 


TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gelaran akbar bagi para pencinta dan pelaku industri kopi, Jogja Coffee Week (JCW) #6, kembali menggebrak Yogyakarta dalam waktu dekat. 

Memasuki penanda satu dekade gerakan kolektifnya, pameran kopi terbesar di tanah air ini dipastikan bakal tampil jauh lebih megah dan naik kelas ke skala internasional.

​Bergulir pada 4-6 September 2026 mendatang,JCW edisi keenam memperluas area pamernya, dengan memboyong acara ke dua hall sekaligus, yakni Hall B dan Hall C Jogja Expo Center (JEC).

​Ketua Organizing Committee JCW 2026, Rahadi Saptata Abra, mengungkapkan, ekspansi ruang ini dilakukan demi mengakomodasi total 179 booth exhibitor dari berbagai sektor industri kopi.

​"Tahun ini kami menyelenggarakan dengan menggunakan dua hall di Jogja Expo Center, di hall B dan C. Sehingga kita bisa menghadirkan 179 booth exhibitor," ujarnya, dalam konferensi pers di Yogyakarta, Jumat (3/7/26).

​Salah satu daya tarik utama yang membedakan JCW #6 dengan tahun-tahun sebelumnya adalah hadirnya delegasi internasional dari beberapa negara sekaligus.

Abra mengungkapkan, sejumlah pelaku industri kopi mancanegara dipastikan ikut ambil bagian dan membuka stan untuk memperkaya gelaran pameran.

​"Yang sudah menyatakan komitmen dari ASEAN Coffee Federation. Mereka akan mengirimkan lima exhibitor, ada lima booth nanti. Kemudian ada salah satu penyelenggara pameran di Jepang yang akan mengirim perwakilannya sekitar 5-10 exhibitor," paparnya.

​"Ini sejalan dengan tema 'Inclusive Vibes' yang diusung tahun ini. Tema itu mencerminkan semangat keterbukaan dan kebersamaan, memosisikan kopi sebagai medium inklusif yang menyatukan semua kalangan tanpa batasan usia, latar belakang, dan profesi," imbuh Abra.

Hadirkan kompetisi sengit

​Tak sekadar menjadi ruang pameran, Jogja Coffee Week #6 akan menyajikan atmosfer kompetisi yang sengit nan bergengsi melalui JAWARA Coffee Competition 2026.

Berbagai kategori yang dinanti-nanti siap digelar, mulai dari Green Bean Competition yang jadi menu unggulan utama, Brewers Competition, Cup Taster Competition, Latte Art Competition, hingga Mixology Competition.

Sinergi kuat juga ditunjukkan dengan digandengnya Kadin Indonesia dan DIY, Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI), serta Pemda DIY untuk menggelar event unggulan Indonesia Coffee Business Summit (ICBS) di hari kedua.

Forum bisnis nasional dan internasional ini menjadi tempat bertemunya para buyer, investor, dan pelaku industri kopi global melalui sesi seminar, business matching, serta forum investasi.

​"Bagi pengunjung umum, kami tetap mempertahankan ruang edukasi dan hiburan lewat agenda empat kali Coffee Talk serta panggung Coffeetainment. Musisi Panji Sakti dipastikan kembali hadir untuk menghibur pengunjung," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi menyampaikan, DIY kini memiliki ekosistem kopi super padat yang menyentuh angka 7.093 titik destinasi.

Fenomena tersebut, dengan dukungan event-event reguler tahunan seperti JCW. ia optimis, kedepannya Yogyakarta mampu menyandang predikat Indonesian Coffee Showcase.

"Karena mulai dari petani sampai pada hilirnya di coffee shop, itu sudah luar biasa. Bahkan, petani pun sudah bisa jadi roaster. Ya, roaster. Kemudian brewer-nya juga sudah tersedia di Yogyakarta dalam jumlah yang sangat memadai," cetusnya. (aka)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.