Petaka Makan Jamur Liar, Suami Istri Berbobot 150 Kg Keracunan, Sempat Hubungi Keluarga
Ani Susanti July 03, 2026 10:14 PM

TRIBUNJATIM.COM - Sepasang suami istri di Malaysia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami dugaan keracunan akibat mengonsumsi jamur liar yang mereka kira aman untuk dimakan.

Keduanya sempat mengira jamur tersebut merupakan jenis Termitomyces, jamur konsumsi yang banyak ditemukan di Asia Tenggara.

Muhd Basir Abidudin Abd Razak dan Intan Nabila Mazelam, yang sama-sama berusia 28 tahun, mulai merasakan gejala keracunan beberapa jam setelah menyantap jamur yang mereka masak pada Minggu (28/6/2026).

Jamur tersebut diyakini sebagai Termitomyces, varietas yang dikenal tumbuh di gundukan rayap setelah hujan deras dan kerap dikonsumsi masyarakat.

Baca juga: Penyebab Santri di Jombang Keracunan Terungkap, Ditemukan Nitrit di Telur Asin & Bakteri E. coli

Dikutip dari Malay Mail via Kompas.com, ketua regu penyelamat Brigade Relawan Yayasan Jariah Malaysia, Mahadzir Abd Hamid, mengatakan pihaknya menerima laporan darurat terkait kejadian itu sekitar pukul 04.40 sore.

Saat tiba di kediaman pasangan tersebut di Kota Padang Besar, tim penyelamat mendapati keduanya tergeletak di lantai kamar mandi dengan kondisi yang mengarah pada gejala keracunan makanan.

Kedua korban mengalami muntah-muntah dan diare sehingga membutuhkan penanganan medis secepatnya.

Hamid menuturkan, dua ambulans dengan lima personel dikirim ke lokasi kejadian dan tiba di lokasi dalam waktu 12 menit.

“Bantuan penyelamatan segera dilakukan oleh lima personel menggunakan peralatan khusus,” katanya setelah penyelamatan tersebut.

Petugas juga menemukan kondisi rumah dipenuhi muntahan dan kotoran.

Saat dievakuasi, pasangan tersebut dilaporkan sudah tidak mampu berdiri karena kondisi fisik yang terus memburuk.

Proses Evakuasi Menantang

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena masing-masing korban memiliki berat badan lebih dari 150 kilogram.

Petugas harus mengerahkan enam anggota kru dan penduduk desa untuk membawa para korban ke rumah sakit dengan cepat.

Hamid menambahkan, wanita itu telah menghubungi ibu dan saudara iparnya sebelum memasak jamur yang dipetik dan menanyakan keamanannya.

Anggota keluarga itu mengaku yakin jamur tersebut dapat dimakan.

Hingga kini, belum diketahui dari mana pasangan tersebut memperoleh jamur liar itu maupun jenis pasti jamur yang mereka konsumsi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.