Medan (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengumpulkan dana infak jamaah haji reguler asal Sumut sebesar Rp130 juta lebih pada musim haji tahun ini.

"Dana jamaah haji asal Sumut 2026 terkumpul total sebesar Rp130.449.760 terdiri atas Rp96.420.000 dan 7.344 riyal Arab Saudi," ucap Ketua Baznas Provinsi Sumut Prof H Muhammad Hatta di Medan, Jumat.

Ia mengatakan, infak dalam bentuk dua mata uang tersebut berasal dari total sebanyak 5.962 haji reguler asal Sumatera Utara yang tergabung dalam 17 kelompok terbang (kloter).

Pengumpulan dana infak tersebut dilakukan ketika kepulangan jamaah haji asal Sumatera Utara tiba di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara.

Data Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Medan menyebutkan sebanyak 5.962 haji asal Sumatera Utara melakukan fase pemulangan pada 2 hingga 21 Juni 2026.

"Infak ini nantinya akan kita distribusikan ke beberapa masjid dan mushalla di wilayah Sumatera Utara," ujar Hatta.

Beberapa masjid dan mushalla tersebut, lanjut dia, khususnya di daerah minoritas Muslim di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kepulauan Nias.

Ia juga menegaskan, pengumpulan infak ketika kepulangan bertujuan mengajak jamaah haji reguler meningkatkan kepedulian membantu pembangunan sarana dan prasarana rumah ibadah, terutama di daerah-daerah terpencil serta daerah yang membutuhkan pembangunan masjid dan mushalla untuk mendukung dakwah Islam di wilayah Sumatera Utara.

"Kami Baznas Sumut mengucapkan terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara karena telah memberikan izin menghimpun dana umat ini," tutur Hatta.