Serunya Bermain Bersama Domba Bertelinga Lucu di Swiss Van Java Wonosobo
Hari Susmayanti July 04, 2026 07:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM - Tak hanya dimanjakan panorama alam yang menakjubkan, pengunjung juga bisa menikmati sensasi lain selayaknya negeri Swiss di Eropa.

Objek wisata Swiss Van Java di Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, menawarkan panorama menakjubkan hamparan pegunungan yang menjulang tinggi dan udara sejuk khas dataran tinggi. 

Lokasinya berada sekitar 30 menit dari pusat Kota Wonosobo.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Dieng, Swiss Van Java kerap menjadi destinasi persinggahan setelah melintasi jalur Curug Sikarim. 

Tidak sedikit pula wisatawan yang memilih menggunakan kendaraan jip agar dapat menikmati perjalanan menyusuri kawasan pegunungan dengan lebih leluasa.

Sesampainya di lokasi, pengunjung biasanya mengabadikan momen dengan latar pegunungan, menikmati udara segar khas dataran tinggi, hingga berinteraksi langsung dengan Domba Wonosobo yang kini menjadi ikon baru Swiss Van Java.

Selain itu, tersedia pula area edukasi kelinci yang menjadi favorit anak-anak serta panorama Lembah Bismo yang banyak diburu wisatawan.

Petugas Swiss Van Java, Solih, mengatakan Domba Wonosobo menjadi salah satu spot wisata terbaru yang saat ini paling banyak dicari pengunjung. 

"Yang sekarang lagi ikonik, terus lagi booming, Domba Wonosobo. Sampai sekarang baru delapan, tapi itu domba ikonik khas Dieng," ungkapnya, Jumat (3/7/2026).

Wisatawan dapat melihat domba dari dekat, berfoto, hingga membeli pakan untuk memberi makan secara langsung.  

Aktivitas ini menjadi pengalaman yang banyak diminati, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak. 

Selain domba, area kelinci juga menjadi sarana edukasi sederhana bagi anak untuk mengenal satwa sambil menikmati suasana alam pegunungan.

Baca juga: Musim Liburan Sekolah, Pengunjung Taman Pintar Yogyakarta Tembus 5.000 per Hari

Selalu ramai

Menurut Solih, spot wisata tersebut baru dibuka sekitar tiga bulan lalu. 

Sementara kawasan wisata Swiss Van Java sendiri mulai beroperasi sekitar tujuh bulan yang lalu. 

Meski tergolong baru, antusiasme wisatawan disebut terus meningkat, terutama saat akhir pekan. 

"Kalau untuk weekend, Jumat, Sabtu, Minggu itu ribuan pengunjung," sebutnya.

Tak hanya didominasi wisatawan lokal, Swiss Van Java juga mulai dikenal wisatawan mancanegara. Solih menyebut pada hari kerja justru cukup banyak tamu asing yang datang berkunjung. 

"Ada dari Singapura, dari Thailand. Kemarin juga ada orang Swiss langsung datang ke sini," sebutnya.

Swiss Van Java buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 16.00 WIB. Pengunjung cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. 

Dengan harga tersebut, wisatawan sudah dapat menikmati seluruh area wisata tanpa dikenakan tiket tambahan.

Seorang wisatawan, Noviandari, mengaku sengaja datang dari Solo bersama keluarganya untuk menikmati liburan di kawasan Dieng selama tiga hari dua malam. 

Menurut Noviandari, Domba Wonosobo memiliki karakter yang berbeda dibandingkan domba yang pernah ia lihat di daerah lain.

"Lucu ya, beda sama domba-domba di luar Dieng itu. Telinganya yang lucu," ungkapnya. (TribunJateng)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.