‘Lari 1.000 Maraton!’ - Mengapa Cristiano Ronaldo Mungkin Masih Akan Tampil di Piala Dunia 2030, Mantan Rekan Setim di Man Utd Ungkap Keunikan ‘Robot’ GOAT
Agus Firmansyah July 04, 2026 07:14 AM

Cristiano Ronaldo disebut sudah menjalani “1.000 maraton” sepanjang kariernya, namun Louis Saha mengatakan kepada GOAL bahwa megabintang asal Portugal itu mungkin masih memiliki satu kesempatan lagi untuk tampil di Piala Dunia 2030. Pada usia 41 tahun, sang penyerang abadi ini sedang mengikuti turnamen terbesar FIFA untuk keenam kalinya. Ajang tersebut akan digelar di tanah kelahirannya empat tahun mendatang.

Portugal menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Maroko

Portugal akan berbagi tanggung jawab sebagai tuan rumah bersama Spanyol dan Maroko. Mereka berambisi menyuguhkan pertunjukan spektakuler, dan Ronaldo diharapkan tetap berperan dalam pesta sepak bola tersebut. Masih harus dilihat apakah ia akan kembali mengenakan sepatu ikoniknya dan tampil di lapangan.

Tidak ada tanda-tanda bahwa ia melambat, terlebih setelah meraih gelar juara Liga Pro Saudi bersama Al-Nassr pada musim 2025-26. Beberapa sepatu emas sudah diraihnya di Timur Tengah, sementara kontrak bernilai tinggi yang dimilikinya masih tersisa 12 bulan.

1.000 gol & bermain bersama sang anak: Ronaldo masih punya target di usia 41 tahun

Perpanjangan kontrak di Riyadh bisa saja disepakati, karena CR7 masih mengejar target pribadi. Ia bertekad mencapai 1.000 gol kompetitif sepanjang kariernya dan bermain satu tim dengan putra sulungnya, Cristiano Jr.

Memperpanjang kariernya akan memberinya kesempatan untuk mencapai kedua tujuan tersebut sekaligus menambah deretan prestasi luar biasa. Ronaldo sudah menjadi pemain dengan jumlah caps dan gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional pria, dan ia berjanji akan selalu siap membela negaranya kapan pun dibutuhkan.

Apakah Portugal akan kembali memanggilnya pada tahun 2028 untuk tampil di Piala Eropa, sebelum berfokus pada Piala Dunia berikutnya? Ronaldo belum banyak memberi petunjuk tentang masa depannya, meski sempat muncul klaim “tarian terakhir” dari sang kakak, namun godaan tampil di turnamen besar di tanah air tentu sangat besar.

Akankah Ronaldo memperpanjang kariernya hingga tampil di Piala Dunia ketujuh?

Pemenang lima Ballon d’Or ini dikenal karena kemampuannya membungkam para peragu dan menentang logika. Ia selalu bangga bisa membuktikan bahwa kritik terhadapnya salah. Banyak pertanyaan kembali muncul di Piala Dunia 2026, namun mungkin justru hal itu akan semakin membakar semangat kompetitifnya.

Saat pertanyaan itu diajukan kepada Louis Saha, mantan rekan setim Ronaldo di Manchester United – berbicara melalui Freebets.com, situs taruhan ternama – ia mengatakan kepada GOAL: “Itulah masalahnya, saya pikir pada suatu titik dia memang harus berhenti karena dia jelas manusia. Tapi ya, dia bermain seperti robot.”

“Dia memiliki tubuh yang luar biasa dan otaknya tidak seperti orang biasa. Saya bahkan tidak yakin [Lionel] Messi memiliki otak seperti itu, karena Messi sadar bahwa dia tidak bisa berlari sebanyak Cristiano. Messi tahu dia butuh bantuan dari delapan atau sembilan pemain yang secara khusus mendukung permainannya, kalau tidak, dia tidak akan bisa bermain seperti itu.”

“Cristiano tidak meminta bantuan. Dia tidak meminta dukungan. Dia berkata, ‘Saya cukup fit, saya masih hebat, saya seperti berusia 35 tahun, jadi saya akan mencetak gol dengan atau tanpa bantuan kalian’. Mentalitas seperti inilah yang sangat saya hormati.”

“Ada perbedaan besar antara keduanya. Meski mereka berdua adalah monster sepak bola, saya lebih menghormati Cristiano karena jika melihat statistiknya – dia berlari 9,5 hingga 11 km per pertandingan. Angka yang gila. Dia mungkin sudah berlari setara dengan 1.000 maraton sekarang! Itu sungguh luar biasa.”

Portugal bersiap hadapi Spanyol: Ronaldo tetap menjaga kondisi puncaknya

Ronaldo terus menjaga kebugaran fisiknya di level tertinggi selama karier gemilangnya yang membawanya dari Sporting, Manchester United, Real Madrid, Juventus, hingga Al-Nassr. Ia telah mengoleksi banyak trofi bergengsi, namun masih ada satu gelar yang belum pernah diraih.

Trofi Piala Dunia masih menjadi mimpi yang belum tercapai, namun tekad untuk menuntaskan ambisi itu tetap menyala. Portugal akan menghadapi tantangan berat di Piala Dunia 2026, termasuk melawan tetangga mereka Spanyol di babak 16 besar. Jika kembali gagal, hal itu bisa saja memotivasi CR7 untuk terus bermain hingga usia pertengahan 40-an dan tampil di Piala Dunia 2030.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.