SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyiapkan anggaran secara bertahap untuk merevitalisasi Stadion Kamboja yang berada di Jalan Mayor Santoso, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumsel.
Revitalisasi dilakukan agar stadion tertua di Kota Palembang itu kembali menjadi pusat kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, selain mengalokasikan anggaran dari APBD, pihaknya juga tengah mengajukan dukungan pendanaan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Kami tengah mempersiapkan tahap revitalisasi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Di sisi lain, kami juga sudah menganggarkan secara bertahap," ujar Ratu Dewa yang mengenakan jersey timnas Argentina nomor 10 usai membuka Kejuaraan Mini Soccer IJTI Sumsel, Sabtu (4/7/2026).
Menurutnya, setelah tahap awal difokuskan pada perbaikan tribun penonton, pemerintah akan melanjutkan revitalisasi pada lapangan yang saat ini kondisinya dinilai sudah memerlukan pembenahan.
Beberapa bagian lapangan terlihat kehilangan hamparan rumput, termasuk di area depan gawang yang sudah tidak lagi tertutup rumput secara merata.
"Khususnya yang pertama akan direvitalisasi adalah lapangan. Selanjutnya baru dinding dan fasilitas lainnya," katanya.
Ratu Dewa berharap seluruh masyarakat turut menjaga fasilitas yang telah diperbaiki, terutama tribun Stadion Kamboja yang telah selesai direnovasi.
Ia menegaskan, Stadion Kamboja memiliki nilai sejarah sebagai stadion tertua di Kota Palembang dan selama ini masih aktif dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga.
Selain menjadi lokasi latihan dan kompetisi yang digelar PSSI Kota Palembang, stadion tersebut juga kerap digunakan sebagai tempat latihan cabang olahraga lain, seperti panahan.
Menurut Ratu Dewa, revitalisasi Stadion Kamboja diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana olahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet, khususnya dalam mencetak bibit-bibit pesepak bola potensial di Palembang.
"Stadion ini harus menjadi pusat kegiatan sepak bola masyarakat. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan pembinaan atlet juga semakin optimal," ujarnya.