Para Notaris di Papua Diingatkan Harus Siap Hadapi Transformasi Digital
Paul Manahara Tambunan July 04, 2026 01:29 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pengurus Wilayah Papua Ikatan Notaris Indonesia (INI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 dengan menggelar acara penuh khidmat di Hotel Suni, Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (4/7/2026).

Peringatan HUT tahun ini mengusung tema "Satu Pengabdian, Sejuta Kepercayaan, 118 INI untuk Indonesia". Tema ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam menjaga profesionalisme dan meningkatkan pelayanan hukum ke masyarakat.

Acara bergengsi tersebut dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Papua, Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, yang hadir mewakili Gubernur Papua.

Dalam sambutannya, Aryoko menegaskan bahwa perjalanan panjang INI selama lebih dari satu abad menjadi bukti nyata pengabdian para notaris dalam menjaga kepastian hukum serta mendukung pembangunan nasional.

"Usia 118 tahun merupakan perjalanan panjang Ikatan Notaris Indonesia dalam menjaga kehormatan profesi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Notaris memiliki peran penting dalam menciptakan kepastian hukum," ujar Aryoko.

Menurutnya, pengabdian seorang notaris tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di atas kertas, melainkan lewat kepercayaan besar yang dititipkan oleh masyarakat.

Baca juga: Kemenkum Papua Dukung Pembukaan Prodi Kenotariatan Uncen, Tekankan Pentingnya Regenerasi Notaris OAP

"Pengabdian yang dilakukan para notaris harus mampu menghadirkan kepastian hukum yang memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi masyarakat," katanya lagi.

Gandeng FH Universitas Cenderawasih

Ada momen menarik dalam perayaan HUT ke-118 ini. Pemerintah Provinsi Papua menyambut baik penandatanganan kerja sama (MoU) antara Pengurus Wilayah Papua INI dengan Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (Uncen).

Aryoko menilai, kolaborasi ini menjadi langkah taktis dan strategis untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang hukum, sekaligus mencetak generasi profesional baru di Bumi Cenderawasih.

"Kerja sama ini menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak SDM Papua yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang berkualitas," tuturnya.

Pemprov Papua pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penguatan profesi notaris sebagai pilar penting pembangunan hukum di daerah.

Aryoko menaruh harapan besar agar ke depan, semakin banyak putra-putri asli Papua yang menekuni profesi ini. Sehingga, pelayanan hukum dapat semakin menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok.

Baca juga: Ibu Hamil Tewas Terkena Peluru di Intan Jaya, Komnas HAM Papua Desak Prabowo Evaluasi Keamanan

Tantangan di Era Digital

Di akhir sambutannya, orang nomor dua di Provinsi Papua ini mengingatkan agar para notaris tidak menutup mata terhadap derasnya arus teknologi.

Transformasi digital yang berjalan cepat menuntut para notaris untuk terus meng-upgrade kompetensi tanpa melupakan kode etik profesi.

"Saya percaya Ikatan Notaris Indonesia akan terus menjaga kehormatan profesi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan mampu menjawab tantangan di era digital," tegas Aryoko.

Ia pun menutup arahannya dengan memberikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi seluruh keluarga besar korps notaris.

"Selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-118 Ikatan Notaris Indonesia. Semoga terus menjaga kehormatan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia, khususnya di Tanah Papua," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.