BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan indikasi pelanggaran yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan digelar pada 14 Juli 2026.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, pemerintah daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memantau perkembangan situasi menjelang hari pemungutan suara. Berbagai potensi pelanggaran maupun kerawanan telah dipetakan sebagai langkah antisipasi agar tidak berkembang menjadi gangguan keamanan. Kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci menjaga stabilitas selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Sampai hari ini belum ada sih indikasi-indikasi itu, tapi tetap kita petakan, kita pantau, kita awasi,” kata Riza Herdavid kepada Bangkapos.com, Sabtu (4/7/2026).
Riza Herdavid menyebut aparat keamanan juga telah menyiapkan langkah pengamanan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama Pilkades. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, serta penyelenggara Pilkades terus diperkuat agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana. Ia berharap situasi kondusif dapat terus terjaga hingga proses penetapan kepala desa terpilih.
Menurutnya Forkopimda berinisiatif membangun komitmen bersama untuk menghadirkan Pilkades yang berlandaskan moral dan etika. Komitmen tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh calon kepala desa dalam menjalankan proses demokrasi secara sehat dan bertanggung jawab. Dengan demikian, masyarakat dapat menentukan pilihan tanpa tekanan maupun konflik.
“Kapolres pun siap siaga menjaga keamanan terus. Mudah-mudahan akan terpilih dengan baik dan keadaannya kondusif sampai hari penetapan yang terpilih nanti,” jelas Riza.
Politikus PDIP ini menegaskan Pilkades bukan hanya ajang memilih kepala desa, tetapi juga momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa. Karena itu, seluruh calon diminta mengedepankan etika, adab, dan sportivitas serta menghindari penyebaran fitnah maupun upaya menjatuhkan lawan politik. Pemerintah daerah berharap kontestasi berlangsung sehat sehingga menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga menegaskan komitmennya menjaga netralitas seluruh aparatur selama tahapan Pilkades berlangsung. Tidak boleh ada pihak yang mencoba mengintervensi jalannya demokrasi di desa, termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang bersikap tak netral. Seluruh masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran netralitas agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Pemilihan kepala desa bukan sekadar kompetisi untuk memilih pemimpin, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa,” tegasnya.
Riza Herdavid kembali mengingatkan seluruh calon kepala desa agar berkompetisi secara sehat demi menjaga persatuan masyarakat. Pilkades seharusnya menjadi ruang adu gagasan dan program pembangunan, bukan ajang menyebarkan kebencian ataupun menyerang pribadi lawan politik. Ia optimis komitmen seluruh pihak akan melahirkan Pilkades yang berkualitas dan bermartabat.
“Seluruh calon kepala desa harus bertarung secara sehat dengan mengedepankan etika, adab, dan sportivitas, bukan dengan menyebarkan fitnah maupun menjatuhkan lawan politik,” ucapnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)