Tangkap Satu Terduga Pelaku Perkelahian di King Karaoke Mamuju, Polisi Belum Ungkap Motif Penikaman
Nurhadi Hasbi July 04, 2026 05:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polresta Mamuju mengamankan satu terduga pelaku dalam kasus perkelahian berdarah di depan King Karaoke, Jalan Diponegoro, Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (4/7/2026) dini hari.

Penanganan kasus bermula setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di area parkir King Karaoke.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Samapta bersama piket fungsi dan Tim URC Polresta Mamuju langsung menuju lokasi kejadian.

Baca juga: VIDEO Detik-detik Keributan di Depan King Karaoke Mamuju, Libatkan Oknum TNI, Satu Orang Tewas

Baca juga: Sering Ada Keributan, Warga Mamuju Minta King Karaoke Ditutup: Kami Susah Istirahat

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Agustinus Pigay, mengatakan kejadian sekitar pukul 02.44 Wita itu mengakibatkan seorang pria berinisial T (53).

Korban warga Kelurahan Binanga, meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RS Bhayangkara Mamuju.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka sayat pada tangan kiri dan luka tusuk di bagian perut kiri atas yang menyebabkan perdarahan hebat.

Selain korban meninggal, dua orang lainnya juga mengalami luka.

Korban berinisial K (41), seorang anggota TNI, mengalami dua luka tusuk pada bagian punggung dan kini masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Manakarra dalam kondisi sadar.

Sementara itu, D (24), warga Kelurahan Karema, mengalami luka dan nyeri pada bahu kiri serta telah mendapat perawatan medis.

Polisi Masih Dalami Motif Penikaman

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat D mengaku menjadi korban pemukulan di salah satu tempat hiburan malam.

Saat keluarganya mendatangi lokasi untuk mencari informasi, mereka menemukan sekelompok orang terlibat perkelahian.

Tidak lama kemudian, seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah dan segera dievakuasi ke rumah sakit.

Hasil Visum et Repertum Tim Forensik Biddokkes Polda Sulbar menyebutkan korban meninggal mengalami luka tusuk pada bagian perut yang diduga menyebabkan perdarahan masif.

Dalam penanganan kasus ini, Polresta Mamuju telah mengamankan barang bukti berupa sebilah badik dan seorang pria berinisial M.A.F. (20), warga Kelurahan Karema.

M.A.F. diduga terlibat dalam peristiwa tersebut dan saat ini masih menjalani pemeriksaan serta proses penyidikan lebih lanjut.

Agustinus mengatakan penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti guna mengungkap kronologi serta motif kejadian.

"Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan kepolisian belum menyampaikan motif pasti dari peristiwa tersebut," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.