Cegah Penyakit Menular Pada Hewan di HSU, Dinas Pertanian Miliki Enam Inovasi
Ratino Taufik July 04, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus menghadirkan inovasi sebagai upaya memperkuat pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan mendukung terwujudnya HSU Agrominapolitan.

Inovasi ini lahir sebagai respons atas ditemukannya kasus Flu Burung (Avian Influenza) clade 2.3.4.4b di Kabupaten HSU, yang merupakan clade baru dan bersifat zoonosis. Di tengah keterbatasan sumber daya manusia, berbagai terobosan dilakukan agar pengendalian penyakit semakin cepat, efektif, dan berbasis kolaborasi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kalsel, Minggu 5 Juli 2026, Awas Panas di Banjar, Batola, Tala, Tanbu dan Kotabaru

Plh. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet, drh I Komang Agus menjelaskan bahwa pihaknya telah mengembangkan tiga inovasi, yaitu GARDA AI yaitu Gerakan Pengendalian AI melalui Wilayah Berbasis Risiko, Inovasi Rekam Ternak yaitu Pencatatan Kesehatan Hewan di Kandang ternak dan Si Porwan yaitu Sistem Informasi dan Pelaporan Kesehatan Hewan.

Ketiga inovasi tersebut didukung inovasi Bekantan Berkarya dan Sigap Vaksin karya drh Yesy F. Dewi, M.Si serta Si Peking dan Mi Ketan karya drh Agna D. Lantria, sehingga membentuk sistem pelayanan kesehatan hewan yang terintegrasi.

“Melalui sinergi pemerintah, petugas kesehatan hewan, peternak dan masyarakat. Diharapkan pengendalian penyakit hewan menular strategis di Kabupaten HSU dapat berjalan lebih optimal, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan meningkatkan produktivitas peternakan,” ujar drh I Komang Agus, Sabtu (4/7/2026).

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.